Waspada Jarak Pandang Ekstrem 0,2 KM
Waspada Jarak Pandang Ekstrem 0,2 KM: BPBD Lampung Selatan Terbitkan Peringatan Dini untuk 4 Kecamatan Strategis
LAMPUNG SELATAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan melalui Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan merilis laporan periodik situasi kebencanaan per Senin malam (23/02/2026). Meskipun kondisi wilayah secara umum dilaporkan Kondusif Aman Terkendali, hasil analisis cuaca dan instrumen pemantauan menunjukkan adanya ancaman serius terkait Visibilitas Rendah (Kabut Tebal) dan Gelombang Tinggi yang akan melanda wilayah Lampung Selatan pada dini hari hingga pagi esok.
Berdasarkan data prakiraan cuaca dari BMKG Lampung, wilayah Lampung Selatan akan mengalami fluktuasi suhu udara antara 23,0 °C hingga 31,0 °C dengan tingkat kelembapan udara mencapai titik jenuh di angka 60% – 100%. Pola pergerakan angin diprediksi bertiup dari arah Barat hingga Utara dengan kecepatan signifikan berkisar 5 – 20 knots (9 – 37 km/jam). Kondisi ini memicu potensi bahaya bagi sektor transportasi darat dan aktivitas kelautan.
Detail Sebaran Wilayah Risiko Visibilitas Rendah (24 Februari 2026)
BPBD membagi zona ancaman jarak pandang terbatas menjadi dua kategori risiko utama:
1. ZONA RISIKO TINGGI (🔴 MERAH) – Jarak Pandang 0,2 km s/d 0,3 km:
Kecamatan Jati Agung: Meliputi Desa Jati Mulyo, Karang Anyar (Pukul 02:00 WIB), Way Hui (Pukul 04:00 WIB), Karang Sari, Fajar Baru (Pukul 02:00 WIB), Marga Agung, Marga Kaya, Margodadi (Pukul 05:00 WIB), dan Margo Lestari (Pukul 07:00 WIB).
Kecamatan Natar: Sebanyak 13 desa terpantau berisiko tinggi pada pukul 02:00 WIB, yakni Desa Banjar Negeri, Branti Raya, Bumi Sari, Candi Mas, Haduyang, Kali Sari, Krawang Sari, Mandah, Merak Batin, Muara Putih, Rejosari, Tanjung Sari, dan Wai Sari.
Kecamatan Tanjung Bintang: Desa Sukanegara (Pukul 02:00 WIB).
2. ZONA RISIKO SEDANG (🟠 JINGGA) – Jarak Pandang 0,3 km s/d 0,5 km:
Kecamatan Jati Agung: Desa Margo Mulyo, Margorejo, Sumber Jaya, Banjar Agung, Gedung Agung, Gedung Harapan, dan Rejomulyo.
Kecamatan Merbau Mataram: Desa Karang Raja, Mekar Jaya, Suban, dan Merbau Mataram.
Kecamatan Natar: Desa Bandarejo, Purwosari, Pancasila, Rulung Helok, Rulung Sari, Sidosari, Rulung Mulya, dan Rulung Raya.
Kecamatan Tanjung Bintang: Desa Galih Lunik, Kaliasin, Lematang, Rejomulyo, Sabah Balau, Serdang, Sindang Sari, dan Way Galih.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Lampung Selatan, Erwan Fatriansyah, S.E., M.M., memberikan instruksi langsung terkait mitigasi risiko ini dalam sesi wawancara khusus di Posko PUSDALOPS.
"Kami mengimbau dengan sangat agar masyarakat di 17 Kecamatan, khususnya di wilayah Jati Agung dan Natar, untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra mulai pukul 02:00 WIB dini hari nanti. Jarak pandang yang hanya mencapai 200 hingga 300 meter adalah kategori ekstrem bagi keselamatan berkendara. Risiko kecelakaan lalu lintas meningkat tajam dalam kondisi visibilitas seperti ini," tegas Erwan.
Beliau menambahkan, "Bagi warga di Desa Branti Raya, Jati Mulyo, hingga Way Hui, kami sarankan untuk menunda perjalanan atau menggunakan lampu kabut jika mendesak. Selain ancaman di darat, kami juga memantau Selat Sunda bagian selatan yang saat ini memiliki tinggi gelombang 1,25 hingga 2,5 meter dengan cuaca hujan sedang. Ini adalah alarm bagi para nelayan dan operator jasa penyeberangan untuk tidak memaksakan aktivitas jika kondisi memburuk."
Terkait status Gunung Anak Krakatau yang berada pada Level II (Waspada), Erwan menegaskan kembali larangan aktivitas. "Data kegempaan menunjukkan adanya Tremor Menerus dengan dominasi amplitudo 1 mm. Kami tegaskan, radius 2 km dari kawah aktif adalah zona terlarang. Masyarakat dan wisatawan di pesisir Lampung Selatan wajib mematuhi rekomendasi dari PVMBG," tutupnya.
Informasi Tambahan & Kontak Darurat
BPBD Kabupaten Lampung Selatan terus menyiagakan personil di Posko Siaga Bencana Hidrometeorologi 2026 yang berlokasi di Jl. Stadion Jati Rukun No. 16, Way Lubuk, Kalianda. Petugas piket Pusdalops yang bertugas (Tim Operator: Evi Nani, Salfiah Indrani, dkk) melakukan pemantauan intensif selama 24 jam.
Masyarakat dapat melaporkan kejadian bencana atau keadaan darurat melalui:
Call Center: 0823-5892-4600
Website: bpbd.lampungselatankab.go.id
SALAM TANGGUH
Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan
BPBD Kabupaten Lampung Selatan