Tingkatkan Kesiapsiagaan, Kepala BPBD Lampung Selatan Pimpin Evaluasi Bulanan Tim Reaksi Cepat
Tingkatkan Kesiapsiagaan, Kepala BPBD Lampung Selatan Pimpin Evaluasi Bulanan Tim Reaksi Cepat
Lampung Selatan, 30 Januari 2026 – Guna memastikan kesiapsiagaan dan respons yang optimal dalam penanggulangan bencana, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan, Maturidi, S.H., secara langsung memimpin rapat evaluasi bulanan Tim Reaksi Cepat (TRC). Rapat yang digelar pada Jumat ini turut dihadiri oleh seluruh komponen inti penanggulangan darurat.
Rapat Tinjauan Kinerja ini difokuskan pada evaluasi menyeluruh terhadap kesiapan operasional, respons, dan dinamika yang dihadapi TRC selama sebulan terakhir. Maturidi menekankan pentingnya refleksi berkala untuk menjaga ketajaman dan efisiensi tim dalam situasi darurat.
“Evaluasi bukan sekadar rutinitas, tetapi jantung dari peningkatan kinerja kita yang berkelanjutan. Setiap laporan, setiap respons, dan setiap kendala di lapangan harus kita jadikan bahan pembelajaran untuk menjadi lebih cepat, lebih terkoordinasi, dan lebih efektif dalam menyelamatkan jiwa dan mengurangi dampak bencana,” ujar Maturidi dalam pengarahannya.
Rapat ini dihadiri oleh Nurma Suri, S.E., selaku Penanggung Jawab TRC sekaligus Pelaksana Tugas Kepala Bidang Kedaruratan & Logistik BPBD Lampung Selatan. Kehadirannya memastikan integrasi antara evaluasi taktis TRC dengan kebijakan dan dukungan logistik dari struktur organisasi.
“Sebagai ujung tombak respons darurat, kinerja TRC langsung berkorelasi dengan efektivitas penanganan di lapangan. Hasil evaluasi hari ini akan menjadi dasar bagi bidang kami untuk menyempurnakan dukungan logistik, prosedur mobilisasi, dan penyediaan alat yang lebih presisi sesuai kebutuhan riil di lapangan,” jelas Nurma Suri.


Seluruh anggota TRC BPBD Lampung Selatan turut hadir aktif dalam rapat, memberikan laporan dan masukan berdasarkan pengalaman operasional di lapangan. Diskusi mencakup aspek-aspek kritis seperti waktu respons (response time), kecukupan dan fungsi peralatan, koordinasi antar anggota, serta tantangan teknis yang dihadapi selama sebulan terakhir.
Rapat menghasilkan sejumlah rencana tindak lanjut perbaikan, termasuk pelatihan penyegaran (refreshing) pada prosedur tertentu, penyesuaian komposisi kit peralatan, dan optimalisasi jalur komunikasi. Komitmen untuk terus meningkatkan standar operasional menjadi kesimpulan utama dari pertemuan ini.
Kegiatan ini mempertegas komitmen BPBD Lampung Selatan dalam menjaga dan meningkatkan kapasitas instansi, khususnya unit terdepan seperti TRC, untuk selalu siap siaga menghadapi berbagai kemungkinan keadaan darurat bencana di wilayahnya.
Sumber: Humas BPBD Lampung Selatan