Detail Berita

Tim Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Lampung Selatan Turun ke Lokasi, Data Kerusakan Pasca Angin Puting Beliung Mulai Dihimpun

Rehabilitasi & Rekonstruksi
Tim Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Lampung Selatan Turun ke Lokasi
Tim Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Lampung Selatan Turun ke Lokasi

Tim Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Lampung Selatan Turun ke Lokasi, Data Kerusakan Pasca Angin Puting Beliung Mulai Dihimpun


Tim Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Lampung Selatan Turun ke Lokasi, Data Kerusakan Pasca Angin Puting Beliung Mulai Dihimpun

Lampung Selatan, 27 Februari 2026 – Menindaklanjuti bencana angin puting beliung yang melanda sejumlah wilayah pada Kamis (26/02/2026), BPBD Lampung Selatan melalui Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) bergerak cepat melakukan inventarisasi kerusakan pascabencana. Pendataan mendalam ini dilakukan untuk memastikan akurasi data kerusakan sebagai dasar penyaluran bantuan perbaikan rumah warga terdampak.

Turun ke Lapangan: Mewakili Kabid RR yang Sedang Bertugas di Provinsi

Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Lampung Selatan, Wahyudi Pramono, S.T., M.T., untuk sementara waktu tidak dapat terjun langsung ke lapangan dikarenakan sedang melaksanakan koordinasi penting di tingkat provinsi. Sebagai gantinya, tugas inventarisasi ini diamanahkan kepada Marlena Yosefa, SE., MM yang menjabat sebagai Penata Penanggulangan Bencana sekaligus Subkoordinator Pemulihan dan Peningkatan Fisik Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Lampung Selatan.

Marlena Yosefa didampingi oleh Budi Hanafiah, Operator Layanan Operasional BPBD Lampung Selatan, serta aparatur desa setempat di masing-masing lokasi kunjungan. Tim bergerak menyisir sejumlah titik terdampak di Kecamatan Rajabasa dan Kecamatan Ketapang untuk melakukan pendataan secara detail dan akurat.


Pendataan di Kecamatan Rajabasa

Di Kecamatan Rajabasa, tim melakukan inventarisasi di beberapa desa dengan didampingi aparatur desa dan tokoh setempat. Berikut rincian temuan di lapangan:

Desa Betung:

  • Andri Kardika – Mengalami kerusakan ringan dengan 8 lembar asbes rumah rusak.

  • Ibu Zubaedah Baheram – Mengalami kerusakan ringan pada bagian genteng rumah.

Desa Banding:
Tim melakukan pendataan didampingi aparatur desa setempat untuk memastikan tidak ada warga yang terlewat dari pendataan.

Desa Way Muli Induk:

  • Rohanah – Mengalami kerusakan pada dinding dapur berbahan GRC yang jebol. Pendataan dilakukan didampingi Samsudin (Destana) dan Kepala Dusun setempat. Rumah Ibu Rohanah terletak di kawasan hunian tetap (huntap) pascatsunami 2018.

  • Ponidi/Eti Sriyanti – Mengalami kerusakan berat. Rumah milik Ponidi dan Eti Sriyanti hancur tertimpa pohon besar. Pendataan dilakukan didampingi Kepala Desa, Kepala Dusun, serta KUPT PUPR Pak Suparman. Kondisi ini menjadi prioritas utama mengingat tingkat kerusakan yang parah.

Pendataan di Kecamatan Ketapang

Di Kecamatan Ketapang, tim menemukan total tiga rumah terdampak yang tersebar di dua desa, dengan rincian sebagai berikut:

Desa Kemukus:

  • 1 unit rumah mengalami kerusakan (data lebih lanjut akan dilengkapi)

Desa Sumur:

  • 1 unit rumah mengalami kerusakan sedang

  • 1 unit rumah lainnya juga tercatat mengalami kerusakan

Sebelumnya, pada laporan awal Camat Ketapang, dua rumah di Desa Sumur milik Bapak Imron dan Ibu Johana dilaporkan rusak akibat angin puting beliung. Pendataan terkini memastikan bahwa total rumah terdampak di Kecamatan Ketapang berjumlah tiga unit dengan tingkat kerusakan bervariasi.

Sinergi dengan Aparatur Desa dan Instansi Terkait

Dalam setiap kunjungan, tim inventarisasi BPBD Lampung Selatan selalu didampingi oleh aparatur desa setempat, mulai dari Kepala Desa, Kepala Dusun, hingga relawan Destana. Pendampingan ini bertujuan agar data yang dihimpun benar-benar valid dan sesuai dengan kondisi faktual di lapangan.

Di Desa Way Muli Induk, KUPT PUPR Pak Suparman turut serta mendampingi tim saat mendata rumah milik Ponidi/Eti Sriyanti yang mengalami kerusakan berat tertimpa pohon. Keterlibatan PUPR ini penting untuk memberikan rekomendasi teknis terkait perbaikan rumah yang akan dilakukan.

Komitmen BPBD untuk Pemulihan Pascabencana

Kepala Pelaksana BPBD Lampung Selatan, Maturidi, SH, menegaskan bahwa inventarisasi ini merupakan langkah krusial dalam proses pemulihan pascabencana. Data yang akurat akan memastikan bantuan tepat sasaran dan sesuai dengan tingkat kerusakan yang dialami warga.

"Kami ingin memastikan tidak ada warga yang terlewatkan. Pendataan ini akan menjadi dasar kami dalam menentukan bentuk bantuan, baik untuk perbaikan ringan, sedang, maupun berat. Sinergi dengan aparatur desa dan instansi terkait seperti PUPR sangat membantu kami dalam memverifikasi data di lapangan," ujar Maturidi.

Sementara itu, Marlena Yosefa selaku penanggung jawab inventarisasi di lapangan menambahkan bahwa tim akan bekerja cepat namun tetap mengutamakan ketelitian. "Kami targetkan pendataan selesai hari ini agar proses selanjutnya bisa segera berjalan. Korban dengan kerusakan berat seperti Bapak Ponidi dan Ibu Eti Sriyanti menjadi prioritas kami," jelasnya.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan segera melapor ke aparatur desa atau BPBD jika terjadi bencana susulan.

Humas BPBD Lampung Selatan

Call Center Badan Penanggulangan Bencana Daerah
Hubungi kami untuk pelaporan atau informasi
MATURIDI, S.H
Kepala Pelaksana 085269079984
ERWAN FATRIANSYAH, S.E., M.M
Kabid Pencegahan & Kesiapsiagaan 081369644442
NURMA SURI, SE
Plt. Kabid Kedaruratan & Logistik 082358924600
WAHYUDI PRAMONO, S.T., M.T
Kabid Rehabilitasi & Rekonstruksi 081373040622