Detail Berita

Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian Korban Tenggelam di Desa Ruguk, Plt. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Lampung Selatan Turun Langsung ke Lokasi

Kedaruratan & Logistik
Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian Korban Tenggelam di Desa Ruguk
Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian Korban Tenggelam di Desa Ruguk

Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian Korban Tenggelam di Desa Ruguk, Plt. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Lampung Selatan Turun Langsung ke Lokasi


Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian Korban Tenggelam di Desa Ruguk, Plt. Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Lampung Selatan Turun Langsung ke Lokasi

LAMPUNG SELATAN – Pencarian terhadap Ajudin (50+), warga Desa Ruguk, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, yang dilaporkan hilang diduga terseret arus sungai sejak Senin (16/2/2026) kembali dilanjutkan pada Rabu (18/2/2026). BPBD Lampung Selatan bersama tim gabungan mengerahkan personel untuk melakukan penyisiran di lokasi kejadian.

Pelaksana Tugas Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lampung Selatan, Nurmas Suri, S.E., turun langsung ke lapangan untuk ikut serta dalam operasi pencarian. Ia bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Lampung Selatan berkolaborasi dengan tim gabungan dari berbagai instansi. Adapun tim gabungan yang diterjunkan dalam operasi pencarian ini terdiri dari Basarnas, BPBD Lampung Selatan, Polairud, Damkar, Babinkamtibmas Kecamatan Ketapang, dan Babinsa Kecamatan Ketapang.


Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Lampung Selatan, Maturidi, S.H., terus melakukan monitoring dan memantau secara intensif perkembangan pencarian yang dilakukan oleh tim di lapangan. Ia memastikan seluruh personel yang bertugas dalam keadaan siaga dan berkoordinasi dengan baik untuk mempercepat proses pencarian.

"Kami bergerak cepat dengan membentuk tim gabungan untuk memperluas jangkauan pencarian. Personel kami siagakan di sekitar aliran sungai yang diduga menjadi lokasi korban terseret arus," ujar Nurmas Suri di lokasi pencarian, Rabu (18/2/2026).

Operasi pencarian difokuskan pada aliran sungai yang menjadi akses menuju perkebunan milik korban. Tim menyisir sungai menggunakan perahu karet dan peralatan selam, mengingat medan yang cukup sulit dan arus yang masih deras pascahujan beberapa hari terakhir.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, korban berangkat dari rumah menuju kebun pada Senin siang sekitar pukul 13.00 WIB menggunakan sepeda motor Yamaha Vega R. Saat hendak melintasi aliran sungai yang merupakan akses menuju perkebunan, korban diduga terseret arus deras akibat luapan air kali. Hingga sore hari korban tak kunjung pulang, keluarga yang khawatir kemudian menyusul ke lokasi kebun pada pukul 19.00 WIB, namun korban tidak ditemukan. Warga sekitar sempat melakukan pencarian hingga larut malam namun belum membuahkan hasil.

Hingga berita ini diturunkan, pencarian masih terus berlangsung. Tim gabungan menyisir area sungai hingga radius beberapa kilometer dari lokasi kejadian. Sepeda motor milik korban juga hingga kini belum ditemukan, memperkuat dugaan bahwa korban memang terseret arus saat melintas.

"Kami berkomitmen melakukan pencarian secara maksimal hingga korban ditemukan. Kami juga mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika menemukan sesuatu yang berkaitan dengan korban," tambah Nurmas Suri.

Pihak keluarga korban yang terus menanti di lokasi berharap agar proses pencarian dapat segera membuahkan hasil. Masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan korban diminta segera menghubungi kontak darurat BPBD Lampung Selatan di nomor 0823-5892-4600.

Sumber: Humas BPBD Lampung Selatan

Call Center Badan Penanggulangan Bencana Daerah
Hubungi kami untuk pelaporan atau informasi
MATURIDI, S.H
Kepala Pelaksana 085269079984
ERWAN FATRIANSYAH, S.E., M.M
Kabid Pencegahan & Kesiapsiagaan 081369644442
NURMA SURI, SE
Plt. Kabid Kedaruratan & Logistik 082358924600
WAHYUDI PRAMONO, S.T., M.T
Kabid Rehabilitasi & Rekonstruksi 081373040622