Tanah Longsor Terjadi Di Desa Hajimena Akibat Hujan Deras, Talud Dan Jalan Rusak
Tanah Longsor Terjadi Di Desa Hajimena Akibat Hujan Deras, Talud Dan Jalan Rusak
Lampung Selatan – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Desa Hajimena, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, pada Selasa (10/3/2026) malam, memicu terjadinya tanah longsor di area tebing sungai. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.20 WIB di Perumahan Nuwou Sriwijaya, tepatnya di Dusun 02, RT 07, wilayah aliran sungai setempat.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lampung Selatan melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) menjelaskan bahwa longsor terjadi akibat kondisi tanah di sempadan sungai yang labil setelah diguyur hujan deras. Akibatnya, talud penahan tanah sepanjang ±15 meter runtuh dan badan jalan selebar ±6 meter turut mengalami kerusakan.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. “Nihil korban, namun kerugian material masih dalam proses pendataan oleh tim di lapangan,” ujar petugas BPBD.
Menyikapi kejadian tersebut, BPBD bersama Ketua Destana (Desa Tangguh Bencana) Hajimena langsung berkoordinasi dan melakukan langkah cepat. “Anggota Destana sudah berada di lokasi untuk melakukan kaji cepat dan pengamanan area, agar warga tidak mendekati titik longsor,” tambahnya.
Sebagai langkah tindak lanjut, BPBD telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) setempat. Rencananya, tim teknis dari Dinas PU akan turun ke lokasi pada Rabu (11/3/2026) pagi untuk melakukan peninjauan dan persiapan perbaikan fisik.
Meski situasi saat ini terpantau aman dan kondusif, sejumlah kendala tetap diwaspadai. Material longsoran yang masuk ke badan sungai dikhawatirkan dapat menyumbat aliran air dan memicu banjir jika hujan kembali turun. “Jika terjadi hujan susulan, sedimentasi mendatang bisa menyebabkan luapan air ke pemukiman,” jelas petugas di lokasi.
Pusdalops PB BPBD Lampung Selatan