Detail Berita

STATUS WASPADA DI ANAK KRAKATAU: PVMBG LAPORKAN AKTIVITAS TREMOR MENERUS DAN INTENSIFIKASI PEMANTAUAN MULTISISTEM TERINTEGRASI

Pencegahan & Kesiapsiagaan
PVMBG Laporkan Aktivitas Tremor Menerus Dan Intensifikasi Pemantauan Multisistem Terintegrasi
PVMBG Laporkan Aktivitas Tremor Menerus Dan Intensifikasi Pemantauan Multisistem Terintegrasi

STATUS WASPADA DI ANAK KRAKATAU: PVMBG LAPORKAN AKTIVITAS TREMOR MENERUS DAN INTENSIFIKASI PEMANTAUAN MULTISISTEM TERINTEGRASI


STATUS WASPADA DI ANAK KRAKATAU: PVMBG LAPORKAN AKTIVITAS TREMOR MENERUS DAN INTENSIFIKASI PEMANTAUAN MULTISISTEM TERINTEGRASI

LAMPUNG SELATAN, 9 Januari 2026 – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) mempertahankan status Level II (Waspada) untuk Gunung Anak Krakatau (157 mdpl) yang berada di wilayah administrasi Lampung Selatan, Lampung. Laporan aktivitas vulkanik periode pengamatan 8 Januari 2026 (00:00–24:00 WIB) menunjukkan adanya Tremor Menerus (Microtremor) dengan amplitudo 0.5–2 mm, mengindikasikan aktivitas fluida vulkanik di bawah permukaan yang stabil namun terus berlangsung, meskipun secara visual tidak teramati asap atau aktivitas permukaan yang signifikan.

Visual dan Kondisi Lingkungan yang Didukung CCTV dan Pengamatan Multispektral
Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunungapi Anak Krakatau yang didukung pencitraan langsung melalui CCTV PVMBG-BG-KESDM serta analisis data satelit, kondisi visual gunung pada periode pengamatan bervariasi dari jelas hingga berkabut dengan jarak pandang terbatas. Asap kawah tidak teramati secara signifikan dari seluruh sudut pengamatan. Cuaca di sekitar kawasan didominasi berawan, mendung, dan hujan dengan angin bertiup lemah ke arah timur laut dan timur. Suhu udara tercatat antara 24.4–26.1°C dengan kelembaban yang sangat tinggi mencapai 88–97%. Curah hujan harian mencapai 18.1 mm, kondisi yang meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya sekunder seperti longsor vulkanik dan aliran lahar pada lereng yang terpapar hujan intensif.

Pesan Kunci dari Laporan PVMBG yang Diperkuat Data Multisensor dan Pemodelan Real-Time

  1. Tingkat Aktivitas: Tetap pada Level II (Waspada), dengan rekomendasi tidak beraktivitas dalam radius 2 km dari kawah aktif.

  2. Kegempaan: Tremor Menerus dengan amplitudo dominan 0.5 mm mengindikasikan pergerakan magma, fluida vulkanik, atau gas di dalam sistem gunungapi. Data ini konsisten dengan pola aktivitas dalam beberapa pekan terakhir.

  3. Kondisi Laut: Ombak laut dilaporkan tenang hingga sedang, namun nelayan dan kapal diimbau tetap waspada terhadap potensi perubahan kondisi hidrologis dan vulkanik.

  4. Pemantauan Real-time: PVMBG terus memantau secara real-time melalui jaringan seismograf, sensor deformasi, kamera CCTV, dan sensor gas.

Tanggapan dan Langkah Antisipasi BPBD Lampung Selatan yang Proaktif dan Kolaboratif

Menanggapi laporan ini, BPBD Kabupaten Lampung Selatan di bawah komando Maturidi, S.H., telah mengaktifkan protokol koordinasi terpadu dengan PVMBG, TNI AL, Kantor Kesyahbandaran, serta pemerintah kecamatan di wilayah pesisir. "Kami telah menyelaraskan sistem peringatan dini multibahaya kami dengan data real-time dari PVMBG. Masyarakat pesisir, terutama di Kecamatan Rajabasa, Kalianda, dan Sidomulyo, telah diingatkan untuk tetap tenang namun siaga," jelas Maturidi.

Erwan Fatriansyah, S.E., M.M., Kabid Pencegahan & Kesiapsiagaan BPBD Lampung Selatan, menambahkan bahwa timnya telah melakukan sosialisasi terbatas kepada operator kapal wisata dan nelayan. "Kami telah menyebarkan peta zona aman sementara dan mengingatkan agar tidak memasuki radius 2 km dari kawah aktif. Kesiapan logistik dan rencana kontinjensi untuk evakuasi warga pesisir juga telah diperbarui sesuai skenario aktivitas terkini."

Kesiapsiagaan dan Imbauan Publik yang Diperluas dengan Pendekatan Partisipatif
Mengingat kondisi cuaca ekstrem yang melanda Lampung dalam beberapa hari terakhir dan aktivitas vulkanik yang terus dipantau, BPBD Lampung Selatan menghimbau:

  • Masyarakat untuk tidak terpancing oleh informasi tidak resmi terkait peningkatan status atau prediksi erupsi.

  • Selalu mengakses informasi resmi dan terkini dari PVMBG melalui platform https://magma.esdm.go.id dan media sosial resmi @idmkg_pvmbg.

  • Nelayan dan operator kapal untuk melaporkan setiap perubahan kondisi laut atau tanda-tanda vulkanik yang tidak biasa ke posko terdekat.

  • Warga di zona aman agar mempersiapkan dokumen penting dan tas siaga bencana, mengingat kompleksitas ancaman multirisiko.

Pernyataan Resmi PVMBG dan Komitmen Pemantauan Berkelanjutan dengan Teknologi Mutakhir

PVMBG menegaskan bahwa pemantauan terhadap Gunung Anak Krakatau dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan, menggabungkan data seismik, deformasi, geokimia, dan visual dari berbagai sensor. "Status Waspada saat ini tidak mengindikasikan erupsi dalam waktu dekat, namun kewaspadaan harus tetap dijaga. Kami akan terus memperbarui informasi secara transparan dan responsif terhadap setiap perubahan data," jelas Deny Mardiono, A.Md., penyusun laporan aktivitas.

Kesimpulan dan Langkah Ke Depan: Sinergi untuk Ketangguhan Bencana

Dengan sinergi yang kuat antara PVMBG, BPBD, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan kesiapsiagaan menghadapi potensi risiko vulkanik dapat tetap terjaga tanpa menimbulkan kepanikan yang tidak perlu. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam membangun Lampung Selatan yang tangguh dan responsif terhadap segala bentuk ancaman bencana.

Sumber: Humas BPBD Lampung Selatan, KESDM, Badan Geologi, PVMBG

Call Center BPBD Lampung Selatan
Hubungi kami untuk pelaporan atau informasi keadaan darurat kebencanaan
MATURIDI, S.H
Kepala Pelaksana 085269079984
ERWAN FATRIANSYAH, S.E., M.M
Kabid Pencegahan & Kesiapsiagaan 081369644442
NURMA SURI, SE
Plt. Kabid Kedaruratan & Logistik 082358924600
WAHYUDI PRAMONO, S.T., M.T
Kabid Rehabilitasi & Rekonstruksi 081373040622