Sinergi BPBD Lampung Selatan: Asesmen Pascabencana di Desa Haduyang, Pendataan Dampak Masih Berlangsung
Sinergi BPBD Lampung Selatan: Asesmen Pascabencana di Desa Haduyang, Pendataan Dampak Masih Berlangsung
LAMPUNG SELATAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan kembali menurunkan tim gabungan ke lokasi bencana angin kencang di Desa Haduyang, Kecamatan Natar, pada Minggu (15/2/2026). Kegiatan ini merupakan lanjutan dari proses evakuasi darurat yang telah dilakukan sehari sebelumnya, Sabtu (14/2/2026), pascakejadian hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah tersebut.
Plt. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lampung Selatan, Nurma Suri, SE, secara langsung memimpin tim gabungan yang turun ke lokasi. Ia berkolaborasi dengan Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Lampung Selatan, Wahyudi Pramono, S.T., M.T, serta didampingi oleh anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Tim Inventarisasi dari Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi.
Keduanya bersinergi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing bidang. Nurma Suri, SE melalui Bidang Kedaruratan dan Logistik fokus pada pendataan dampak bencana dan kebutuhan darurat warga terdampak. Sementara itu, Wahyudi Pramono, S.T., M.T dari Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi melakukan identifikasi teknis terkait tingkat kerusakan infrastruktur dan pemukiman sebagai bahan penyusunan rencana perbaikan ke depan.


Di lokasi kejadian, Nurma Suri, SE menyampaikan bahwa kolaborasi ini dilakukan agar proses penanganan pascabencana dapat berjalan secara komprehensif dan tepat sasaran.
"Saya bersama Pak Wahyudi turun langsung ke lokasi untuk memastikan proses asesmen pascabencana berjalan optimal. Kami berkolaborasi sesuai tupoksi masing-masing. Bidang Kedaruratan fokus pada pendataan dampak dan kebutuhan warga, sementara Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi melakukan identifikasi teknis kerusakan. Setelah kemarin kami fokus pada evakuasi darurat, hari ini kami melakukan pendataan yang lebih detail. Tim masih bekerja di lapangan dan kami pastikan data yang diperoleh nantinya akan tervalidasi secara akurat," ujar Nurma Suri, SE.
Senada dengan hal tersebut, Wahyudi Pramono, S.T., M.T menegaskan pentingnya sinergi antar bidang dalam setiap tahapan penanganan bencana.
"Kami dari Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi bersama tim turun langsung untuk mengidentifikasi tingkat kerusakan rumah warga. Ini merupakan bentuk kolaborasi nyata dengan Ibu Nurma Suri dan tim kedaruratan. Saat ini jumlah korban dan kerugian material masih dalam proses pendataan. Tim masih bekerja di lapangan untuk memastikan seluruh data terdokumentasi dengan baik. Nantinya, data dari tim kedaruratan dan hasil identifikasi teknis dari tim kami akan dipadukan menjadi dasar penyusunan rekomendasi teknis perbaikan maupun bantuan yang diperlukan warga terdampak," jelas Wahyudi.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Lampung Selatan, Maturidi, SH, dari Posko Utama terus memantau secara intensif perkembangan situasi sejak awal kejadian, proses evakuasi, hingga kegiatan asesmen pascabencana. Ia menegaskan komitmennya untuk memastikan kesiapsiagaan seluruh personel dalam menghadapi potensi bencana susulan.
"Saya terus memantau perkembangan penanganan bencana ini, mulai dari awal kejadian, proses evakuasi kemarin, hingga asesmen pascabencana yang dilakukan hari ini. Saya telah menginstruksikan kepada seluruh tim BPBD Lampung Selatan untuk selalu siaga dan tanggap darurat. Tidak hanya di lokasi ini, tetapi di seluruh wilayah Kabupaten Lampung Selatan, mengingat potensi cuaca ekstrem masih perlu diwaspadai. Saya minta seluruh jajaran tidak lengah dan terus mengutamakan keselamatan masyarakat," tegas Maturidi, SH.
Berdasarkan laporan sementara Pusdalops PB BPBD Kabupaten Lampung Selatan pada Sabtu (14/2/2026) pukul 19.00–20.30 WIB, tercatat sekitar 27 kepala keluarga (KK) yang rumahnya terdampak bencana angin kencang di Desa Haduyang. Namun demikian, tim saat ini masih melakukan validasi dan pendataan ulang guna memastikan keakuratan data, termasuk kemungkinan adanya warga lain yang turut terdampak.
Beruntung, hingga saat ini dilaporkan tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut (nihil). Tim gabungan memastikan bahwa proses evakuasi telah berjalan lancar dan situasi di lokasi kejadian secara umum dalam keadaan kondusif, aman, dan terkendali.
Laporan Periodik Pusdalops BPBD Kab. Lampung Selatan
Berdasarkan laporan periodik Pusdalops PB BPBD Kabupaten Lampung Selatan pada Sabtu (14/2/2026) pukul 19.00–20.30 WIB, kondisi cuaca di seputaran Posko BPBD Kabupaten Lampung Selatan terpantau cerah, dengan kondisi wilayah secara umum dalam keadaan kondusif, aman, dan terkendali.
Adapun kejadian musibah dilaporkan terjadi pada pukul 18.20 WIB di Desa Haduyang, Kecamatan Natar, berupa hujan deras dan angin kencang yang mengakibatkan pohon tumbang dan atap rumah warga berterbangan.
Laporan ini disampaikan kepada:
Kepala BNPB
Bupati Lampung Selatan
Wakil Bupati Lampung Selatan
Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Lampung
Sekretaris Daerah selaku Ex-Officio Kepala BPBD Kabupaten Lampung Selatan
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lampung Selatan
SALAM TANGGUH
Informasi Kontak Resmi BPBD Kabupaten Lampung Selatan:
Alamat: Jalan Stadion Jati Rukun No. 16, Way Lubuk, Kalianda
Website: https://bpbd.lampungselatankab.go.id
Email: bpbdlamsel@gmail.com
Contact Person: 0823-5892-4600
Instagram: @bpbd_lampungselatan
Facebook: BPBD Lampung Selatan
Sumber: Humas BPBD Lampung Selatan