Detail Berita

SIAGA PETIR DAN HUJAN LEBAT: BPBD LAMPUNG SELATAN TINGKATKAN STATUS KESIAPSIAGAAN DAN KERJASAMA LINTAS SEKTOR

Pencegahan & Kesiapsiagaan
Siaga Petir Dan Hujan Lebat
Siaga Petir Dan Hujan Lebat

SIAGA PETIR DAN HUJAN LEBAT: BPBD LAMPUNG SELATAN TINGKATKAN STATUS KESIAPSIAGAAN DAN KERJASAMA LINTAS SEKTOR


SIAGA PETIR DAN HUJAN LEBAT: BPBD LAMPUNG SELATAN TINGKATKAN STATUS KESIAPSIAGAAN DAN KERJASAMA LINTAS SEKTOR

LAMPUNG SELATAN, 8 Januari 2026 – Langit yang mulai mendung dan desisan angin yang semakin kencang menjadi isyarat alam yang tidak bisa diabaikan. Berdasarkan analisis prediktif terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Lampung, beberapa wilayah di Provinsi Lampung berpotensi mengalami hujan lebat dengan intensitas tinggi disertai aktivitas petir dan angin kencang pada Rabu (8/1/2026) ini. Menyikapi informasi ini, BPBD Kabupaten Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Maturidi, S.H., secara proaktif telah menaikkan status kesiapsiagaan dan mengaktifkan semua sistem peringatan dini di wilayahnya.

Melalui pesan siaga yang disampaikan secara resmi, BPBD Lampung Selatan mengingatkan seluruh lapisan masyarakat: "Peringatan Hujan Lebat/Petir! Rabu, 8 Januari 2026. Sobat Tangguh. Berdasarkan forecasting @bmkglampung, beberapa wilayah yang ditandai akan mengalami hujan deras hingga berpetir dengan intensitas tinggi. Kami menghimbau seluruh warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan pohon tumbang. Tetaplah terhubung dengan informasi resmi dari kanal komunikasi terpercaya."

Sebagai langkah konkret antisipasi dini, BPBD Lampung Selatan telah melaksanakan beberapa aksi strategis:

  1. Mengaktifkan Posko Siaga Terpadu 24/7 di tingkat kabupaten dan kecamatan, dilengkapi dengan sistem komunikasi real-time

  2. Mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) dan menyiagakan logistik darurat di titik-titik strategis

  3. Memperkuat sistem pemantauan berbasis teknologi di daerah aliran sungai kritis, lereng-lereng curam, dan zona rawan banjir bandang

  4. Melakukan koordinasi operasional dengan TNI, Polri, Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, PLN, PDAM, dan instansi terkait lainnya

  5. Mengaktifkan sistem penyebaran informasi multichannel melalui media sosial, aplikasi pesan instan, radio komunitas, dan pengeras suara masjid/musholla

Kepala Pelaksana BPBD Lampung Selatan, Maturidi, S.H., dalam keterangannya menegaskan, "Kami telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk berada dalam mode siaga tertinggi. Peralatan komunikasi satelit, kendaraan operasional, perahu karet, dan logistik darurat telah melalui pengecekan ulang dan siap di-deploy sewaktu-waktu. Kami juga telah mengkoordinasikan dengan para Kepala Desa dan Kelurahan untuk membentuk tim siaga berbasis komunitas."

Menurut Erwan Fatriansyah, S.E., M.M, Kabid Pencegahan & Kesiapsiagaan BPBD Lampung Selatan, yang bertanggung jawab langsung atas strategi mitigasi, langkah antisipasi ini merupakan bagian dari pendekatan menyeluruh. "Kami tidak hanya mengandalkan sistem peringatan, tetapi juga membangun kapasitas masyarakat. Hari ini, kami telah mengaktifkan semua sistem sirene peringatan banjir di 15 titik rawan, serta mengirimkan tim sosialisasi door-to-door di wilayah terdampak prediksi. Pelatihan evakuasi mandiri yang telah kami laksanakan selama ini diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi warga," jelas Erwan dengan penuh keyakinan.

Lebih lanjut, Erwan menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat. "Setiap rumah tangga diimbau untuk memiliki rencana kesiapsiagaan keluarga, termasuk titik kumpul dan nomor kontak darurat. Kesiapsiagaan dimulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat. Kami juga telah menyiapkan shelter sementara di setiap kecamatan yang dilengkapi dengan fasilitas dasar, sebagai langkah antisipasi jika evakuasi diperlukan."

BPBD Lampung Selatan memberikan panduan keselamatan komprehensif bagi masyarakat:

  • Hindari semua aktivitas di luar ruangan saat tanda-tanda hujan lebat dan petir mulai terlihat

  • Jangan berlindung di bawah pohon, tiang listrik, atau struktur tinggi saat terjadi petir

  • Tunda perjalanan non-esensial melalui daerah rawan banjir dan longsor

  • Lakukan pengecekan rutin terhadap saluran air di lingkungan sekitar

  • Waspadai retakan tanah dan perubahan debit air sungai sebagai tanda awal longsor

  • Siapkan tas siaga bencana yang berisi dokumen penting, obat-obatan, dan kebutuhan darurat

  • Pastikan akses jalan evakuasi tetap terbuka dan aman

Masyarakat dihimbau untuk aktif mengakses informasi terkini melalui kanal resmi @BPBDLampungSelatan, @pusdalops_lampung, @bmkglampung, serta menghubungi nomor layanan darurat 112/119 jika mengalami keadaan darurat.

Dengan menggaungkan tagar #semuabpbdingatkan #BPBDLampungSelatan #BPBDLampung #SiagaBencana #CuacaEkstrem #Himawari8 #LampungSiaga #BandarLampung #peringatandini, kampanye kesiapsiagaan ini diharapkan dapat menciptakan jaringan informasi yang solid dan responsif di seluruh lapisan masyarakat.

"Kami tidak hanya berfokus pada respons saat bencana terjadi, tetapi juga pada upaya pencegahan dan mitigasi dini. Kolaborasi dengan masyarakat adalah kunci keberhasilan dalam manajemen bencana. Mari bersama-sama kita hadapi tantangan cuaca ekstrem ini dengan kesiapan maksimal dan solidaritas yang tinggi," tegas Maturidi menutup pernyataan resminya.

Sistem monitoring cuaca berbasis teknologi Himawari-8 juga akan terus dioptimalkan untuk memberikan prediksi yang lebih akurat dan real-time, sementara tim pemantau lapangan telah disebar ke titik-titik kritis untuk memberikan laporan langsung dari lapangan.

Sumber: Humas BPBD Lampung Selatan, BMKG Lampung

Call Center BPBD Lampung Selatan
Hubungi kami untuk pelaporan atau informasi keadaan darurat kebencanaan
MATURIDI, S.H
Kepala Pelaksana 085269079984
ERWAN FATRIANSYAH, S.E., M.M
Kabid Pencegahan & Kesiapsiagaan 081369644442
NURMA SURI, SE
Plt. Kabid Kedaruratan & Logistik 082358924600
WAHYUDI PRAMONO, S.T., M.T
Kabid Rehabilitasi & Rekonstruksi 081373040622