Sekda Pimpin Langsung Penyerahan Bantuan Beras dan Sembako untuk 865 Korban Banjir di Kantor Kecamatan Jati Agung
Sekda Pimpin Langsung Penyerahan Bantuan Beras dan Sembako untuk 865 Korban Banjir di Kantor Kecamatan Jati Agung
Lampung Selatan – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warga yang terdampak bencana banjir. Pada hari Minggu (8/3/2026), bertempat di halaman Kantor Kecamatan Jati Agung, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan memimpin langsung acara penyerahan bantuan beras dan sembako secara simbolis kepada masyarakat yang menjadi korban banjir di wilayah tersebut.
Acara yang berlangsung sekitar pukul 10.15 WIB ini dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, Forkopimcam, aparatur kecamatan, serta perwakilan warga dari delapan desa terdampak. Lokasi penyerahan yang berada tepat di depan papan nama Kecamatan Jati Agung menjadi saksi semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi musibah.
Bantuan Beras serta Sembako untuk 865 Keluarga di 8 Desa
Bantuan yang disalurkan pada hari ini berupa beras seberat 10 kilogram untuk setiap Kepala Keluarga (KK), ditambah dengan paket sembako yang berisi mie instan, air mineral, telur, minyak goreng, serta kebutuhan pokok lainnya. Total penerima manfaat dalam kegiatan penyaluran bantuan ini sebanyak 865 Kepala Keluarga yang tersebar di delapan desa wilayah Kecamatan Jati Agung.
Bantuan beras merupakan bentuk perhatian dan respons cepat dari Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lampung Selatan. Sementara itu, paket sembako tambahan yang terlihat dalam kardus-kardus di lokasi acara disalurkan untuk memastikan kebutuhan pangan dasar masyarakat, terutama makanan siap saji, air bersih, serta bahan pokok lainnya seperti telur dan minyak goreng, tetap terpenuhi di masa sulit pascabencana.
Adapun delapan desa yang menerima bantuan tersebut merupakan desa-desa yang tercatat paling terdampak banjir berdasarkan hasil asesmen tim BPBD bersama aparatur desa setempat.



Sinergi Lintas Sektor dalam Penanganan Bencana
Hadir mendampingi Sekda dalam rombongan penyerahan, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Sinergitas yang kuat ini menunjukkan komitmen bersama dalam memastikan bantuan dapat segera sampai ke tangan warga yang membutuhkan. Adapun pejabat yang turut hadir antara lain:
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Eka Riantinawati, S.KM., M.Kes.)
Kepala Dinas Sosial (Puji Sukanto, S.E., M.M.)
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Maturidi, S.H.)
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Anton Carmana, S.E.)
Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Hendry Kurniawan, S.H., M.M.)
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Yespi Cory, SH., M.M.)
Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah (Gunawan, S.T., M.T.)
Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah (Hendry Kurniawan, SH., MM)
Camat Kecamatan Jati Agung (Rizwan Effendi, S.K.M., M.M.)
Ketua Forum Corporate Social Responsibility (CSR) Kabupaten Lampung Selatan (Akbar Bintang Putranto)
Jajaran Forum CSR dari 8 perusahaan yang beroperasi di wilayah Lampung Selatan.
Kehadiran Forum CSR beserta perwakilan dari delapan perusahaan di Lampung Selatan menambah semangat kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam upaya pemulihan pascabencana.
Maturidi: "Data 865 KK Sudah Melalui Proses Verifikasi"
Kepala Pelaksana BPBD Lampung Selatan, Maturidi, S.H. , saat ditemui di sela-sela acara, menyampaikan bahwa proses pendataan warga terdampak telah dilakukan secara cermat dan melibatkan berbagai pihak.
"Berdasarkan pendataan yang kami lakukan bersama perangkat desa dan petugas lapangan, jumlah warga yang terdampak banjir di Kecamatan Jati Agung mencapai 865 Kepala Keluarga. Mereka tersebar di delapan desa. Data ini sudah melalui proses verifikasi untuk memastikan bahwa bantuan benar-benar tepat sasaran," ujar Maturidi.
Ia menjelaskan bahwa pendataan dilakukan dengan turun langsung ke lokasi banjir untuk melihat kondisi riil di lapangan. "Kami tidak hanya mengandalkan laporan, tetapi petugas kami turun ke rumah-rumah warga untuk mendata dan melihat langsung sejauh mana dampak banjir yang dialami. Alhamdulillah, hari ini kita dapat menyalurkan bantuan beras dan sembako untuk masing-masing KK," tambahnya.
Mengenai komposisi bantuan, Maturidi menjelaskan bahwa kebutuhan warga pascabencana tidak hanya beras, tetapi juga makanan siap saji dan bahan pokok lainnya. "Kami melihat langsung di lapangan bahwa warga yang rumahnya terendam banjir kesulitan untuk memasak dan mendapatkan air bersih. Oleh karena itu, selain beras, kami juga menyalurkan mie instan yang mudah diolah, air mineral untuk kebutuhan minum dan air bersih, serta telur dan minyak goreng sebagai pelengkap kebutuhan pokok mereka," jelasnya.
Maturidi juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Ketahanan Pangan yang telah merespons cepat dengan mengalokasikan bantuan beras untuk warga terdampak, serta kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penyediaan paket sembako ini. "Kami berterima kasih kepada Dinas Ketahanan Pangan dan semua pihak yang telah bergerak cepat. Begitu juga dengan Forum CSR yang langsung tergerak untuk ikut serta dalam penyaluran bantuan ini. Ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap sesama tidak mengenal sekat-sekat organisasi," tegasnya.
Penyerahan Simbolis dan Distribusi Langsung ke Rumah Warga
Acara penyerahan secara simbolis dilaksanakan di halaman Kantor Kecamatan Jati Agung. Hadir sebanyak 40 orang peserta yang merupakan perwakilan dari delapan desa terdampak, masing-masing desa mengirimkan 5 orang utusan. Mereka terdiri dari perangkat desa, tokoh masyarakat, dan perwakilan warga yang menerima bantuan.
Di lokasi acara, terlihat tumpukan kardus berisi mie instan, air mineral, serta paket-paket sembako lainnya yang berisi telur, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya, siap didistribusikan kepada warga bersama dengan bantuan beras. Penyerahan simbolis ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi dan transparansi bahwa bantuan benar-benar disalurkan. Namun demikian, distribusi utama tetap dilakukan dengan mekanisme yang lebih detail agar tidak ada warga yang terlewatkan.










Usai acara simbolis, rombongan Forum CSR Kabupaten Lampung Selatan bersama Camat Jati Agung dan jajaran BPBD langsung bergerak menuju Perumahan Diamond. Perumahan tersebut menjadi salah satu lokasi yang cukup parah terdampak banjir, sehingga perlu mendapatkan perhatian khusus. Di lokasi ini, bantuan beras dan sembako diserahkan secara langsung kepada perwakilan warga.
Selanjutnya, tim dari kecamatan bersama aparat desa dan perangkat wilayah setempat melakukan pendistribusian secara door to door ke rumah-rumah warga di delapan desa terdampak. Langkah ini diambil dengan beberapa pertimbangan:
Pertama, untuk memastikan seluruh 865 KK penerima manfaat benar-benar menerima bantuan.
Kedua, untuk memantau langsung kondisi terkini pascabanjir dan melihat kebutuhan lain yang mungkin diperlukan warga.
Ketiga, untuk menjalin komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat guna menyerap aspirasi dan keluhan mereka.
"Kami sengaja turun langsung ke lapangan, bukan hanya sekadar menyerahkan bantuan, tetapi juga untuk melihat kondisi warga dan mendengar langsung apa yang mereka butuhkan. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha melalui CSR, dan aparat desa ini sangat penting agar proses pemulihan pascabencana bisa berjalan lebih cepat dan tepat sasaran," tutup Maturidi.
Komitmen Pemerintah untuk Terus Hadir di Tengah Masyarakat
Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui BPBD dan seluruh instansi terkait berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama di masa-masa sulit seperti bencana banjir ini. Bantuan beras dan sembako yang disalurkan hari ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pokok warga untuk beberapa hari ke depan, sambil terus dilakukan upaya-upaya pemulihan lainnya.
Selain bantuan sembako, pemerintah daerah juga akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan akan segera mengambil langkah-langkah lanjutan jika diperlukan. Koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, dan relawan kebencanaan, akan terus dilakukan untuk memastikan penanganan bencana berjalan optimal.
Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong yang ditunjukkan oleh semua pihak, diharapkan warga Kecamatan Jati Agung yang terdampak banjir dapat segera pulih dan kembali menjalani aktivitas normal seperti sedia kala.
Humas BPBD Lampung Selatan