Rapat pembahasan penanganan pasca dan pemulihan banjir digelar, BPBD Lampung Selatan hadirkan jajaran lengkap
Rapat pembahasan penanganan pasca dan pemulihan banjir digelar, BPBD Lampung Selatan hadirkan jajaran lengkap
Lampung Selatan, 9 Maret 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan mengikuti Rapat Pembahasan Penanganan Pasca dan Pemulihan Bencana Banjir di Kabupaten Lampung Selatan yang berlangsung di Aula Krakatau Setdakab Lampung Selatan, Senin (9/3/2026) pukul 09.30 WIB. Rapat ini digelar sebagai tindak lanjut atas kejadian bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Lampung Selatan beberapa waktu lalu, guna memastikan proses pemulihan berjalan cepat, tepat, dan terkoordinasi dengan baik.
Rapat yang dipimpin langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Lampung Selatan ini dihadiri oleh jajaran pejabat strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Adapun peserta rapat yang hadir antara lain para Staf Ahli Bupati, Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang), Inspektur, Kepala Bappeda, Kepala BPKAD, Kepala BPBD, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Perkim, Kepala Dinas Damkar & Penyelamatan, Plt. Kepala Dinas Pol PP, Kepala Dinas Sosial, Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Plt. Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPH dan Perkebunan), Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Peternakan, Kepala Dinas Perikanan, Kepala Bagian Hukum, Kepala Bagian Sumber Daya Air (SDA), serta para Camat se-Kabupaten Lampung Selatan.
Mewakili BPBD Lampung Selatan, Kepala Pelaksana BPBD Maturidi, S.H., didampingi oleh seluruh Kepala Bidang (Kabid) di lingkungan BPBD Lampung Selatan serta Subkor Perencanaan dan Evaluasi. Turut hadir mendampingi dalam rapat strategis ini yakni Kabid Pencegahan & Kesiapsiagaan Erwan Fatriansyah, S.E., M.M., Plt. Kabid Kedaruratan & Logistik Nurma Suri, S.E., Kabid Rehabilitasi & Rekonstruksi Wahyudi Pramono, S.T., M.T., Subkor Perencanaan dan Evaluasi Elis Suwarti, S.E., serta Penata Penanggulangan Bencana/Subkor Pemulihan dan Peningkatan Fisik Bidang Rehabilitasi & Rekonstruksi BPBD Lampung Selatan, Marlena Yosefa, S.E., M.M. Kehadiran seluruh jajaran BPBD ini menunjukkan keseriusan institusi dalam mendukung penuh proses pemulihan pascabencana di wilayah Kabupaten Lampung Selatan.
Rapat pembahasan ini difokuskan pada langkah-langkah strategis penanganan pasca bencana banjir serta upaya pemulihan yang harus segera dilakukan di wilayah terdampak. Berbagai aspek dibahas secara komprehensif dan mendalam, mulai dari pendataan kerusakan infrastruktur, identifikasi kebutuhan mendesak masyarakat korban banjir, koordinasi pendistribusian bantuan logistik, hingga penyusunan rencana aksi lintas sektor untuk mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Tak hanya itu, rapat juga menyoroti pentingnya pemulihan psikososial bagi warga terdampak serta upaya normalisasi fungsi-fungsi pelayanan publik di wilayah yang mengalami kerusakan akibat banjir.
Kepala Pelaksana BPBD Lampung Selatan, Maturidi, S.H., dalam kesempatan tersebut menyampaikan paparan komprehensif mengenai kondisi terkini wilayah terdampak banjir serta langkah-langkah yang telah dan akan dilakukan oleh BPBD. Ia menegaskan bahwa sinergi dan kolaborasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mutlak diperlukan agar proses pemulihan dapat berjalan efektif, efisien, dan tepat sasaran.
"Kami bersama jajaran BPBD terus berkoordinasi secara intensif dengan dinas teknis terkait untuk memastikan penanganan pasca banjir berjalan optimal. Mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak seperti pangan, air bersih, dan layanan kesehatan, hingga perbaikan infrastruktur vital seperti jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya. Tidak kalah pentingnya adalah pemulihan kondisi sosial ekonomi masyarakat agar mereka dapat segera bangkit dan beraktivitas seperti sedia kala," ujar Maturidi usai mengikuti rapat.
Ia juga menambahkan bahwa BPBD Lampung Selatan telah menyiapkan data lengkap dan terverifikasi mengenai wilayah terdampak, jumlah korban, tingkat kerusakan, serta kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi. Data tersebut disusun berdasarkan hasil asesmen cepat di lapangan yang melibatkan personel BPBD bersama dengan camat dan perangkat desa setempat.
"Data yang akurat, valid, dan terkini menjadi kunci utama dalam menentukan skala prioritas penanganan. Kami tidak ingin ada warga yang terlewatkan atau bantuan yang tidak tepat sasaran. Oleh karena itu, kami akan terus memperbarui informasi di lapangan bersama dengan para camat, kepala desa, dan perangkat daerah lainnya. Pendataan yang cermat ini juga akan menjadi dasar bagi kami dalam menyusun rencana rehabilitasi dan rekonstruksi jangka menengah dan panjang," imbuhnya dengan penuh keyakinan.
Lebih lanjut, Maturidi menjelaskan bahwa dalam proses pemulihan pascabencana, BPBD tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan peran aktif dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, dan tentunya masyarakat itu sendiri. Ia mengapresiasi respons cepat dari berbagai pihak yang telah menunjukkan kepeduliannya terhadap korban banjir di Lampung Selatan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi, baik dalam bentuk tenaga, pikiran, maupun materi. Solidaritas dan kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan kita dalam menghadapi bencana dan memulihkan kondisi pascabencana. Kami yakin, dengan gotong royong, kita bisa melewati masa sulit ini dan membangun kembali wilayah terdampak menjadi lebih baik dan lebih tangguh dalam menghadapi ancaman bencana di masa depan," tuturnya.
Rapat yang berlangsung selama kurang lebih dua jam dengan suasana penuh kebersamaan dan semangat gotong royong ini menghasilkan sejumlah rekomendasi teknis dan kesepakatan strategis yang akan segera ditindaklanjuti oleh masing-masing OPD sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Seluruh peserta rapat sepakat untuk bergerak cepat, bersinergi, dan berkolaborasi secara solid dalam upaya pemulihan pasca bencana banjir di Kabupaten Lampung Selatan. Kesepakatan yang dihasilkan antara lain percepatan penyaluran bantuan logistik, mobilisasi peralatan berat untuk pembersihan material banjir, koordinasi perbaikan infrastruktur vital, serta pendampingan psikososial bagi warga terdampak.
Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat dari seluruh pihak, Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan optimistis proses penanganan pasca dan pemulihan bencana banjir dapat berjalan lancar dan masyarakat terdampak dapat segera pulih serta kembali menjalani aktivitas normal mereka. BPBD Lampung Selatan bersama seluruh OPD terkait akan terus bersinergi dan bekerja tanpa lelah untuk mewujudkan hal tersebut.
Humas BPBD Lampung Selatan