Detail Berita

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan Imbau Masyarakat Waspada dan Patuhi Radius Bahaya 3 Km Gunung Anak Krakatau.

Pencegahan & Kesiapsiagaan
Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan mengeluarkan imbauan kesiapsiagaan menyusul peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau sepanjang Rabu, 26 Agustus 2026.

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan Imbau Masyarakat Waspada dan Patuhi Radius Bahaya 3 Km Gunung Anak Krakatau.


Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan Imbau Masyarakat Waspada dan Patuhi Radius Bahaya 3 Km Gunung Anak Krakatau.


KALIANDA (26/8) — Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan mengeluarkan imbauan kesiapsiagaan menyusul peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau sepanjang Rabu, 26 Agustus 2026. Berdasarkan laporan resmi Pos Pengamatan Gunungapi Anak Krakatau (PVMBG), letusan berulang terjadi sejak dini hari hingga malam hari.

​Rangkaian erupsi tercatat dimulai pukul 00.33 WIB hingga letusan terkini pada pukul 19.11 WIB dengan kondisi erupsi yang masih berlangsung saat laporan disusulkan. Semburan kolom abu vulkanik teramati mencapai ketinggian hingga 300 meter di atas puncak kawah (± 457 meter di atas permukaan laut) dengan warna kolom kelabu hingga hitam berintensitas sedang sampai tebal, condong mengarah ke Barat, Barat Laut, dan Barat Daya.

​Secara seismik, kegempaan mencatat 14 kali letusan pada periode 00.00–06.00 WIB dan 13 kali letusan pada periode 12.00–18.00 WIB dengan amplitudo maksimum mencapai 60 mm serta dominasi microtremor menerus. Teramati pula letusan strombolian dan sinar api di area puncak kawah pada pengamatan malam hari.

​​Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lampung Selatan, Maturidi, S.H., menegaskan bahwa Pemkab Lampung Selatan terus berkoordinasi secara ketat dengan pihak PVMBG dan instansi terkait untuk memastikan keselamatan warga di pesisir.

"Kondisi Gunung Anak Krakatau saat ini berada pada Status Level III (Siaga). Kami mengimbau seluruh masyarakat pesisir Lampung Selatan, khususnya para nelayan dan pelaku wisata bahari, untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu hoaks yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Penanganan serta pemantauan terus kami lakukan secara real-time dari Posko Pusdalops BPBD," ujar Maturidi.


​Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Lampung Selatan, Erwan Fatriansyah, S.E., M.M., memaparkan secara mendetail analisis potensi ancaman bahaya fisik di lapangan guna langkah pencegahan dini.

"Secara teknis, ancaman utama Gunung Anak Krakatau saat ini terletak di dalam radius bahaya 3 kilometer dari kawah aktif. Potensi bahayanya berupa lontaran material pijar, guguran lava, dan abu vulkanik tebal yang bergerak mengikuti arah angin. Hingga saat ini ombak di perairan terukur tenang, namun pembatasan aktivitas dalam radius 3 km adalah harga mati yang harus dipatuhi masyarakat, nelayan, maupun wisatawan guna menghindari risiko paparan material letusan secara langsung," terang Erwan.


Rincian Rekapitulasi Erupsi Gunung Anak Krakatau (26 Agustus 2026)

  • Pukul 00.33 WIB: Letusan strombolian, Amp. Max 38 mm, Durasi ± 14 detik.
  • Pukul 01.32 WIB: Letusan strombolian, Amp. Max 20 mm, Durasi ± 24 detik.
  • Pukul 02.52 WIB: Letusan strombolian, Amp. Max 32 mm, Durasi ± 2 menit 13 detik.
  • Pukul 02.59 WIB: Letusan strombolian, Amp. Max 60 mm, Durasi ± 3 menit 21 detik.
  • Pukul 06.03 WIB: Tinggi kolom abu ± 150 m (arah Barat & Barat Laut), Amp. Max 54 mm, Durasi ± 20 detik.
  • Pukul 06.34 WIB: Tinggi kolom abu ± 200 m (arah Barat & Barat Laut), Amp. Max 48 mm, Durasi ± 14 detik.
  • Pukul 07.00 WIB: Tinggi kolom abu ± 250 m (arah Barat & Barat Laut), Amp. Max 52 mm, Durasi ± 22 detik.
  • Pukul 08.41 WIB: Tinggi kolom abu ± 200 m (arah Barat), Amp. Max 55 mm, Durasi ± 24 detik.
  • Pukul 13.43 WIB: Tinggi kolom abu ± 100 m (arah Barat Daya), Amp. Max 54 mm, Durasi ± 33 detik.
  • Pukul 15.31 WIB: Tinggi kolom abu ± 300 m (arah Barat Daya), Amp. Max 53 mm, Durasi ± 26 detik.
  • Pukul 19.11 WIB: Erupsi terekam Amp. Max 57 mm, Durasi sementara ± 29 detik (Erupsi berlangsung).

Langkah Kesiapsiagaan & Kontak Darurat

​Pemerintah Daerah melarang keras adanya aktivitas pendakian, wisata, maupun pelayaran dalam jarak radius kurang dari 3 kilometer dari Gunung Anak Krakatau. Masyarakat dapat mengabari kejadian darurat atau memperoleh pembaruan informasi resmi melalui saluran resmi:

  • Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Pusdalops PB BPBD Lampung Selatan
  • Alamat: Jl. Stadion Jati Rukun No. 16, Way Lubuk, Kalianda
  • Kontak Darurat / WhatsApp: 0823-5892-4600
Call Center Badan Penanggulangan Bencana Daerah
Hubungi kami untuk pelaporan atau informasi
MATURIDI, S.H
Kepala Pelaksana 085269079984
ERWAN FATRIANSYAH, S.E., M.M
Kabid Pencegahan & Kesiapsiagaan 081369644442
NURMA SURI, SE
Plt. Kabid Kedaruratan & Logistik 082358924600
WAHYUDI PRAMONO, S.T., M.T
Kabid Rehabilitasi & Rekonstruksi 081373040622