Detail Berita

NAHKODA DUA ARMADA: MATURIDI, S.H. RESMI PIMPIN BPBD DAN SATPOL PP LAMPUNG SELATAN

Kesekretariatan
Maturidi, S.H. Resmi Pimpin BPBD Dan Satpol PP Lampung Selatan
Maturidi, S.H. Resmi Pimpin BPBD Dan Satpol PP Lampung Selatan

NAHKODA DUA ARMADA: MATURIDI, S.H. RESMI PIMPIN BPBD DAN SATPOL PP LAMPUNG SELATAN


NAHKODA DUA ARMADA: MATURIDI, S.H. RESMI PIMPIN BPBD DAN SATPOL PP LAMPUNG SELATAN

LAMPUNG SELATAN – Langkah tegas dan mantap seorang Maturidi, S.H., mengisi khidmatnya ritual kenegaraan di tepian Dermaga Bom Kalianda, Selasa (6/1/2026) sore. Di hadapan lautan luas yang menyimpan sekaligus potensi dan ancaman, pria yang karier birokrasinya telah berpadu erat dengan dinamika Lampung Selatan itu, dengan penuh khidmat mengucapkan sumpah jabatan ganda yang langka. Ia kini resmi mengemban amanah ganda sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sekaligus Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lampung Selatan. Sebuah mandat strategis yang menempatkannya sebagai penjaga dua pilar kehidupan bermasyarakat: keselamatan di saat genting dan ketertiban di hari-hari biasa.

Prosesi akbar yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan untuk melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama ini berlangsung penuh khidmat, dipimpin langsung oleh orang nomor satu di Bumi Sekala Brak, Bupati H. Radityo Egi Pratama. Dalam pidato penetapan yang berwibawa, Bupati menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar rotasi atau pengisian lowongan jabatan, melainkan sebuah strategi sinergis yang disengaja dan terencana untuk menciptakan pemerintahan yang lebih efektif dan responsif.

“Kami membutuhkan seorang nahkoda yang mumpuni, mampu mengemudikan dua kapal besar sekaligus di lautan tantangan yang berbeda. Satu kapal bernama 'Siaga', yang bertugas menembus badai, mengarungi ketidakpastian, dan menyelamatkan jiwa dari amukan alam. Kapal lainnya bernama 'Tertib', yang menjaga agar seluruh armada masyarakat dapat berlayar dengan lancar, aman, dan teratur di alur yang benar. Kepercayaan besar ini kami berikan setelah melihat secara saksama kapasitas kepemimpinan, integritas yang tak tergoyahkan, dan dedikasi tanpa henti yang telah teruji di lapangan,” ujar Bupati Radityo dengan penuh kewibawaan, disambut anggukan khidmat dan tepuk tangan meriah dari seluruh undangan terhormat yang hadir.

Dukungan Penuh dari Garda Terdepan BPBD
Dalam atmosfer sukacita tersebut, seluruh pegawai BPBD Lampung Selatan turut menyampaikan ucapan selamat dan dukungan penuh atas dilantiknya Maturidi, S.H. sebagai pimpinan definitif mereka. “Selamat dan sukses atas dilantiknya Bapak Maturidi, S.H. sebagai Kepala Pelaksana BPBD Lampung Selatan. Kami segenap keluarga besar BPBD siap mendukung penuh dan berkolaborasi untuk mewujudkan Lampung Selatan yang tangguh menghadapi bencana. Kepemimpinan Bapak yang telah kami kenal selama ini menjadi modal berharga untuk kemajuan kita bersama,” demikian pernyataan dukungan yang mewakili suara seluruh staf dan aparatur di lembaga tersebut.

Jejak Panjang yang Membentuk Pijakan Kokoh
Pengangkatan Maturidi ke posisi strategis ini merupakan puncak natural dari perjalanan panjang dan berliku di kedua lembaga tersebut. Sebelumnya, ia telah memimpin dengan status Plt. di BPBD dan secara simultan menjabat sebagai Kepala Satpol PP. Transisi mulus dari ‘penjaga sementara’ menjadi ‘pemilik mandat penuh’ di BPBD, sambil tetap diberi kepercayaan untuk mengarahkan dan memimpin Satpol PP, adalah bukti nyata kepercayaan politik yang utuh dan tanpa reserve dari pimpinan daerah. Di mata rekan sejawat dan bawahannya, Maturidi dikenal sebagai sosok kritis-analitis berkat latar belakang hukumnya yang kuat, namun juga komunikatif dan empatik dalam menyelesaikan berbagai persoalan riil di lapangan, menjadikannya pemimpin yang disegani sekaligus didekati.

Merajut Visi: Dari Tanggap Darurat yang Cepat hingga Penegakan Perda yang Manusiawi
Tak lama setelah pengambilan sumpah, di hadapan para pejabat eselon, tokoh masyarakat, dan awak media, Maturidi dengan lugas memaparkan garis besar visi dan misinya. Untuk BPBD, ia menekankan pada penguatan struktur dari hulu ke hilir secara holistik. “Kita harus selalu bergerak lebih cepat dari ancaman bencana. Filosofi ini harus terwujud dalam sistem peringatan dini berbasis komunitas yang benar-benar hidup dan aktif, kesiapan logistik yang tersebar dan terakses di titik-titik rawan, serta pelatihan dan simulasi berkelanjutan yang menjadi budaya, bukan hanya aktivitas saat darurat saja,” tegasnya dengan suara lantang penuh keyakinan.

Sementara untuk mengemban tugas di Satpol PP, ia memperkenalkan konsep transformasional ‘Penegakan Hukum yang Mencerahkan dan Berkeadaban’. “Tugas kita tidak berhenti pada membubarkan kerumunan dan menertibkan pelanggaran. Lebih dari itu, kita harus menjadi agen edukasi dan sosialisasi. Setiap teguran harus disertai penjelasan yang mencerahkan, setiap tindakan penertiban harus menghadirkan pemahaman baru. Satpol PP ke depan harus menjadi pelindung masyarakat, sekaligus guru dan mitra bagi warga dalam memahami dan mematuhi aturan bersama,” papar Maturidi dengan semangat membaja, menggambarkan pendekatan humanis yang ingin diusungnya.

Sinergi Strategis dan Dukungan Publik
Para pengamat kebijakan publik dan tata pemerintahan daerah melihat pelantikan ganda ini sebagai sebuah terobosan struktural yang berani dan visioner. Potensi sinergi antara dua lembaga di bawah satu komando dinilai sangat besar dan strategis. Dalam skenario tanggap darurat bencana, misalnya, Satpol PP yang telah memahami prosedur tetap dan tata laksana darurat dapat segera dikerahkan sebagai force multiplier untuk membantu pengamanan lokasi, pengaturan lalu lintas evakuasi, pengawalan distribusi logistik, hingga menjaga ketertiban di posko pengungsian. Sebaliknya, pendekatan berbasis risiko, partisipatif, dan kemanusiaan dari dunia penanggulangan bencana diharapkan dapat menginspirasi dan mewarnai metode kerja Satpol PP menjadi lebih persuasif, edukatif, dan kontekstual.

Antusiasme juga datang dari masyarakat akar rumput. “Kami menyambut baik pelantikan ini. Harapan kami, dengan kepemimpinan yang definitif dan fokus, respons pemerintah terhadap masalah rutin seperti banjir tahunan maupun penertiban pedagang kaki lima bisa menjadi lebih cepat, terpadu, dan terkoordinasi. Kami butuh ketegasan yang humanis,” ungkap Sari, seorang warga Kalianda yang diwawancarai usai acara.

Dengan pengukuhan resmi ini, Maturidi, S.H., tidak hanya sekadar menyandang dua titel jabatan baru dalam struktur organisasi. Lebih dalam dari itu, ia memikul dua harapan kolektif yang sangat besar dari seluruh lapisan warga Lampung Selatan. Harapan untuk dapat hidup tenang, aman dari guncangan dan amukan alam, serta harapan untuk dapat beraktivitas sehari-hari dalam ruang publik yang tertib, nyaman, dan berkeadaban. Perjalanannya sebagai Sang Penjaga Dwi-Tunggal pun resmi dimulai, di bawah sorotan dan dengan segudang tantangan nyata yang menanti, namun juga diiringi keyakinan luas bahwa pilihan kebijakan pemimpin daerah ini telah ditempatkan pada pundak yang tepat dan siap berkarya.

Sumber: Humas BPBD Lampung Selatan

Call Center BPBD Lampung Selatan
Hubungi kami untuk pelaporan atau informasi keadaan darurat kebencanaan
MATURIDI, S.H
Kepala Pelaksana 085269079984
ERWAN FATRIANSYAH, S.E., M.M
Kabid Pencegahan & Kesiapsiagaan 081369644442
NURMA SURI, SE
Plt. Kabid Kedaruratan & Logistik 082358924600
WAHYUDI PRAMONO, S.T., M.T
Kabid Rehabilitasi & Rekonstruksi 081373040622