Detail Berita

Kunjungi BPBD Lampung Selatan, Mahasiswa ITERA Pelajari Tata Ruang Berbasis Mitigasi Bencana

Kedaruratan & Logistik
Mahasiswa ITERA Kunjungi BPBD Lampung Selatan
Mahasiswa ITERA Kunjungi BPBD Lampung Selatan

Kunjungi BPBD Lampung Selatan, Mahasiswa ITERA Pelajari Tata Ruang Berbasis Mitigasi Bencana


Kunjungi BPBD Lampung Selatan, Mahasiswa ITERA Pelajari Tata Ruang Berbasis Mitigasi Bencana

LAMPUNG SELATAN – Memperdalam pemahaman tentang keterkaitan antara perencanaan wilayah dengan manajemen kebencanaan, mahasiswa Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Institut Teknologi Sumatera (ITERA) melaksanakan kunjungan ke Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan (10/03/2026).

Kegiatan yang merupakan rangkaian dari Kuliah Lapangan ini menjadi momen penting bagi para calon perencana wilayah untuk memahami secara langsung bagaimana aspek kebencanaan menjadi variabel krusial dalam penyusunan tata ruang yang aman dan berkelanjutan.

Rombongan mahasiswa diterima langsung oleh jajaran pimpinan BPBD Lampung Selatan di ruang rapat sekretariat. Hadir menyambut sekaligus menjadi narasumber dalam diskusi interaktif tersebut adalah Sekretaris BPBD Lampung Selatan, Nanang Hadiyana, S.Kom., M.M. , didampingi oleh Pelaksana Tugas Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lampung Selatan, Nurma Suri, SE.

Perencanaan Wilayah dan Kebencanaan: Dua Sisi Mata Uang

Dalam sambutannya, Nanang Hadiyana menegaskan bahwa perencanaan wilayah tidak dapat berdiri sendiri tanpa mempertimbangkan potensi ancaman bencana. Ia menjelaskan bahwa BPBD memiliki data dan peta kerawanan yang menjadi dasar penting dalam menentukan arah pembangunan.

"Wilayah Lampung Selatan memiliki karakteristik geografis dengan potensi multi-bencana seperti tsunami, gempa bumi, banjir, dan angin puting beliung. Oleh karena itu, setiap rencana pembangunan infrastruktur dan alokasi ruang harus mengacu pada analisis risiko bencana. Kunjungan mahasiswa ITERA ini sangat strategis untuk menjembatani teori di bangku kuliah dengan kebutuhan nyata di lapangan," ujar Nanang.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara akademisi dan pemerintah daerah, khususnya BPBD, sangat diperlukan untuk menciptakan kawasan permukiman yang tidak hanya berkembang secara ekonomi tetapi juga tangguh menghadapi bencana.

Belajar Manajemen Kedaruratan dan Logistik

Sesi pemaparan dilanjutkan oleh Nurma Suri, SE yang mengupas tuntas tentang tugas pokok dan fungsi Bidang Kedaruratan dan Logistik. Dengan gaya komunikatif, ia memaparkan pengalaman BPBD dalam menangani berbagai situasi darurat, mulai dari sistem peringatan dini, proses evakuasi, hingga manajemen distribusi logistik yang efektif dan tepat sasaran.


"Ketika bencana terjadi, kecepatan dan ketepatan adalah segalanya. Logistik harus sampai, evakuasi harus cepat. Namun, semua itu akan jauh lebih mudah jika tata ruangnya sudah tertata dengan baik. Misalnya, jalur evakuasi yang jelas, lokasi pengungsian yang aman, dan akses bagi kendaraan logistik yang memadai. Inilah mengapa peran teman-teman perencana wilayah sangat penting," terang Nurma di hadapan mahasiswa.

Para mahasiswa yang hadir tampak antusias mengikuti jalannya diskusi. Beragam pertanyaan kritis diajukan, mulai dari teknis pemetaan partisipatif wilayah rawan bencana, integrasi data kebencanaan ke dalam Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), hingga skenario penanganan bencana jika jalur evakuasi utama terputus.

Salah satu mahasiswa mengungkapkan bahwa kunjungan ini membuka wawasannya tentang kompleksitas penanganan bencana yang tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga membutuhkan perencanaan jangka panjang dari aspek spasial.

Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban ini ditutup dengan sesi foto bersama antara mahasiswa ITERA dan pimpinan BPBD Kabupaten Lampung Selatan sebagai bentuk penguatan sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan pemerintah dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan lahir generasi perencana wilayah yang tidak hanya kompeten dalam aspek teknis perencanaan, tetapi juga memiliki kepekaan dan pemahaman mendalam tentang pentingnya mitigasi bencana sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.

Humas BPBD Lampung Selatan

Call Center Badan Penanggulangan Bencana Daerah
Hubungi kami untuk pelaporan atau informasi
MATURIDI, S.H
Kepala Pelaksana 085269079984
ERWAN FATRIANSYAH, S.E., M.M
Kabid Pencegahan & Kesiapsiagaan 081369644442
NURMA SURI, SE
Plt. Kabid Kedaruratan & Logistik 082358924600
WAHYUDI PRAMONO, S.T., M.T
Kabid Rehabilitasi & Rekonstruksi 081373040622