Detail Berita

Kalaksa BPBD Maturidi: Jangan Remehkan Angin Kencang, Keselamatan Warga Lampung Selatan Prioritas!

Pencegahan & Kesiapsiagaan
Jangan Remehkan Angin Kencang, Keselamatan Warga Lampung Selatan Prioritas!
Jangan Remehkan Angin Kencang, Keselamatan Warga Lampung Selatan Prioritas!

Kalaksa BPBD Maturidi: Jangan Remehkan Angin Kencang, Keselamatan Warga Lampung Selatan Prioritas!


"Kalaksa BPBD Maturidi: Jangan Remehkan Angin Kencang, Keselamatan Warga Lampung Selatan Prioritas!"

LAMPUNG SELATAN, 02 MARET 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan melalui Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan merilis laporan komprehensif terkait potensi ancaman cuaca ekstrem dan aktivitas vulkanik. Berdasarkan data terbaru dari BMKG Lampung dan PVMBG, wilayah Lampung Selatan kini berada dalam status waspada terhadap kombinasi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi.

Detail Sebaran Wilayah Angin Kencang Per Kecamatan

Petugas di lapangan melaporkan adanya potensi gangguan benda terbuka akibat angin kencang dengan rincian wilayah dan kecepatan sebagai berikut:

  • Kecamatan Ketapang (Pukul 11:00 WIB): Kecepatan angin mencapai 25.1 km/jam. Fokus kewaspadaan berada di Desa Sumur.

  • Kecamatan Raja Basa (Pukul 05:00, 17:00, & 19:00 WIB): Kecepatan angin terpantau stabil di angka 22.7 – 22.9 km/jam. Wilayah terdampak meliputi: Desa Banding, Betung, Canti, Kota Guring, Rajabasa, Sukaraja, Tanjung Gading, Way Muli, Canggung, hingga wilayah kepulauan di Tejang Pulau Sebesi.

  • Kecamatan Kalianda (Pukul 17:00 WIB): Kecepatan angin 22.7 km/jam. Meliputi area luas di Desa Babulang, Buah Berak, Jondong, Kecapi, Kesugihan, Maja, Pauh Tanjung Iman, Pematang, Sumur Kumbang, Tengkujuh, Bumi Agung, dan pusat kota Kalianda.

Analisis Cuaca dan Potensi Gelombang Laut

BPBD menetapkan status Puncak Kerawanan pada Siang hingga Sore hari. Seluruh wilayah Lampung Selatan berpotensi diguyur hujan lebat disertai petir.

  • Perairan Selat Sunda Bagian Selatan: Diprediksi mengalami gelombang tinggi berkisar 1,25 – 2,5 meter. Nelayan dan operator penyeberangan diimbau waspada terhadap cuaca hujan ringan yang dapat memperburuk jarak pandang.

Laporan Aktivitas G. Anak Krakatau

Hingga periode pengamatan terakhir, Gunung Anak Krakatau (157 mdpl) berada pada Level II (Waspada). Secara visual gunung terlihat jelas hingga kabut, namun kegempaan masih terekam:

  • Hybrid/Fase Banyak: 1 kali (Amplitudo 2 mm, durasi 10 detik).

  • Tektonik Jauh: 1 kali (Amplitudo 4 mm, durasi 26 detik).

  • Microtremor: Dominan 1 mm.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lampung Selatan, Maturidi, S.H., menegaskan bahwa meskipun status risiko angin kencang berada pada level hijau (rendah), sinergitas antar-unsur di tingkat desa harus diperkuat mengingat durasi peringatan yang cukup panjang.
"Kami menginstruksikan seluruh jajaran di tingkat kecamatan dan desa untuk melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan objek terbuka di lingkungan masing-masing. Dengan kecepatan angin yang mencapai 25,1 km/jam di wilayah Ketapang dan 22,7 km/jam di koridor Kalianda-Rajabasa, kewaspadaan kolektif adalah kunci. Kami meminta masyarakat untuk tidak meremehkan angka-angka tersebut, terutama saat memasuki jendela waktu 12 jam ke depan sejak peringatan ini diterbitkan. Keamanan warga adalah prioritas tertinggi kami," tegas Maturidi.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Erwan Fatriansyah, S.E., M.M., memberikan penekanan khusus pada mitigasi struktural dan pengawasan wilayah pesisir serta aktivitas vulkanik.
"Fokus mitigasi kami saat ini terbagi pada dua titik krusial: stabilitas kawasan pesisir menghadapi gelombang tinggi hingga 2,5 meter di Selat Sunda, serta kepatuhan terhadap radius aman Gunung Anak Krakatau. Kami mengimbau warga di wilayah Pulau Sebesi, Way Muli, hingga Canti untuk benar-benar memperhatikan 'Puncak Kerawanan' pada siang hingga sore hari. Berdasarkan data teknis PVMBG, status Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level II (Waspada), sehingga radius 2 kilometer dari kawah aktif adalah harga mati yang tidak boleh dilanggar demi keselamatan bersama. Tim Pusdalops kami terus memantau pergerakan data secara real-time guna memastikan respons cepat jika terjadi eskalasi situasi," ujar Erwan.

REKOMENDASI KESELAMATAN (POINT OF ACTION):

  • Amankan Objek Terbuka: Pastikan atap bangunan, baliho, atau dahan pohon yang rimbun telah diperiksa untuk meminimalisir risiko akibat angin kencang.

  • Hindari Aktivitas Laut: Nelayan dan pelaku wisata diimbau menunda aktivitas di Selat Sunda bagian selatan selama periode gelombang tinggi (1,25 - 2,5 m).

  • Waspada Puncak Hujan: Tingkatkan kewaspadaan pada pukul 12:00 - 18:00 WIB terhadap potensi banjir luapan atau pohon tumbang.

Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan.
Pusdalops PB BPBD Kabupaten Lampung Selatan.
📞 Kontak Darurat: 0823-5892-4600

Call Center Badan Penanggulangan Bencana Daerah
Hubungi kami untuk pelaporan atau informasi
MATURIDI, S.H
Kepala Pelaksana 085269079984
ERWAN FATRIANSYAH, S.E., M.M
Kabid Pencegahan & Kesiapsiagaan 081369644442
NURMA SURI, SE
Plt. Kabid Kedaruratan & Logistik 082358924600
WAHYUDI PRAMONO, S.T., M.T
Kabid Rehabilitasi & Rekonstruksi 081373040622