GUNUNG ANAK KRAKATAU KEMBALI ERUPSI.
GUNUNG ANAK KRAKATAU KEMBALI ERUPSI DENGAN STATUS LEVEL III (SIAGA): BPBD LAMPUNG SELATAN IMBAU MASYARAKAT WASPADA SEBARAN DEBU VULKANIK
KALIANDA, 8 SEPTEMBER 2026 — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan melalui Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan mengimbau seluruh lapisan masyarakat, nelayan, serta wisatawan untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul aktivitas erupsi berkelanjutan Gunung Anak Krakatau (157 mdpl) yang berada pada Status Level III (Siaga).
Berdasarkan data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Pos Pengamatan Gunungapi Anak Krakatau, sepanjang hari Selasa (8/9/2026), telah tercatat serangkaian erupsi dan peningkatan aktivitas seismik secara signifikan. Erupsi terekam sejak pagi hari, yakni pukul 05.08 WIB (amplitudo maks. 47 mm, durasi 15 detik), pukul 05.34 WIB (amplitudo maks. 44 mm, durasi 10 detik), pukul 07.49 WIB (amplitudo maks. 48 mm, durasi 19 detik), pukul 11.34 WIB (amplitudo maks. 50 mm, durasi 17 detik), hingga erupsi pada pukul 17.56 WIB dengan amplitudo maksimum mencapai 54 mm dan durasi 31 detik.
Pengamatan Aktivitas Vulkanik dan Sebaran Debu
Berdasarkan laporan pengamatan aktivitas gunung api periode 12.00–18.00 WIB, terekam pula gempa letusan, gempa hembusan, 29 kali gempa Low Frequency, 53 kali gempa Hybrid/Fase Banyak, gempa Vulkanik Dangkal, gempa Vulkanik Dalam, serta Tremor Menerus (Microtremor) dengan amplitudo 1–8 mm (dominan 2 mm). Visual gunung tertutup kabut 0-III dan asap kawah tidak teramati karena kondisi cuaca berawan.
Sementara itu, berdasarkan analisis citra RGB Satelit Himawari-9, PVMBG, dan VAAC Darwin hingga pukul 17.00 WIB, teridentifikasi adanya sebaran debu vulkanik dari permukaan hingga ketinggian 7.000 kaki (2,1 km). Pergerakan debu vulkanik teramati mengarah ke Selatan–Barat Laut, yang mencakup wilayah Lampung bagian selatan, sebagian Banten bagian barat daya, hingga ke kawasan Samudera Hindia.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lampung Selatan, Maturidi, S.H., menegaskan bahwa jajarannya terus melakukan pemantauan berkala dan berkoordinasi intensif dengan Pos Pengamatan PVMBG serta instansi terkait untuk mengantisipasi segala kemungkinan.
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya warga di sepanjang pesisir Lampung Selatan, para nelayan, serta pengelola jasa transportasi laut dan penerbangan, untuk tidak panik namun tetap waspada. Status Gunung Anak Krakatau saat ini berada pada Level III atau Siaga. Zona bahaya direkomendasikan berada pada radius 3 kilometer dari kawah aktif. Kami meminta dengan sangat agar tidak ada aktivitas apa pun di dalam radius aman tersebut," tegas Maturidi.
Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Lampung Selatan, Erwan Fatriansyah, S.E., M.M., menjelaskan langkah-langkah kesiapsiagaan yang tengah dijalankan oleh tim Pusdalops dan relawan di lapangan.
"Fokus utama kami saat ini adalah upaya mitigasi dan penyebaran informasi secara cepat dan akurat. Mengingat sebaran debu vulkanik sudah terdeteksi bergerak ke arah Selatan–Barat Laut dan mencakup Lampung bagian selatan, kami mengingatkan masyarakat untuk menyiapkan masker guna mengantisipasi paparan abu vulkanik yang dapat mengganggu pernapasan. Tim Pusdalops PB BPBD Lampung Selatan siaga 24 jam untuk memantau perkembangan dan siap mendistribusikan sarana kesiapsiagaan jika diperlukan," ujar Erwan.
Rekomendasi Keselamatan bagi Masyarakat:
- Patuhi Radius Bahaya: Masyarakat, pengunjung, wisatawan, maupun pendaki dilarang mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah aktif.
- Antisipasi Abu Vulkanik: Masyarakat yang terdampak sebaran abu diimbau menggunakan masker dan kacamata pelindung saat beraktivitas di luar ruangan.
- Pantau Informasi Resmi: Hanya mempercayai informasi resmi dari PVMBG, BMKG, BPBD, dan pemerintah daerah. Hindari menyebarkan berita bohong (hoaks).
Informasi Kontak & Pengaduan Darurat:
- Pusdalops PB BPBD Kabupaten Lampung Selatan
- Alamat: Jl. Stadion Jati Rukun No. 16, Way Lubuk, Kalianda
- Kontak Darurat / Call Center: 0823-5892-4600