Detail Berita

Gelar Simulasi ERP Kegempaan di PT Japfa Comfeed, BPBD Lampung Selatan Perkuat Kesiapsiagaan Sektor Industri

Pencegahan & Kesiapsiagaan
Ancaman bencana kegempaan tidak mengenal waktu dan lokasi, termasuk lingkungan tempat kerja dan kawasan industri.

Gelar Simulasi ERP Kegempaan di PT Japfa Comfeed, BPBD Lampung Selatan Perkuat Kesiapsiagaan Sektor Industri


​Gelar Simulasi ERP Kegempaan di PT Japfa Comfeed, BPBD Lampung Selatan Perkuat Kesiapsiagaan Sektor Industri

​KALIANDA, BPBD LAMSEL – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan melalui Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan berkolaborasi dengan Bidang Kedaruratan dan Logistik menggelar Sosialisasi serta Pelaksanaan Emergency Response Plan (ERP) Kegempaan di PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk., Kecamatan Tanjung Bintang, Jumat (25/9/2026).

​Kegiatan edukasi dan simulasi tanggap darurat ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari jajaran manajemen, karyawan kantor, hingga personel unit plant operasional PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

​Untuk memastikan materi teknis tersampaikan secara komprehensif, BPBD Lampung Selatan menerjunkan jajaran pimpinan lintas bidang beserta kualifikasi personel lapangan lengkap, meliputi Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, 4 orang Instruktur Tim Reaksi Cepat (TRC), serta 4 orang anggota operasional TRC BPBD Lampung Selatan.

​Dalam giat pelatihan tersebut, para peserta dibekali tiga materi krusial mitigasi struktural dan non-struktural, mencakup:

  1. ​Langkah Kesiapsiagaan dan Prosedur Hadapi Gempa Bumi: Penerapan prinsip Drop, Cover, Hold On (Merunduk, Berlindung, dan Berpegangan), pemetaan jalur evakuasi aman, serta koordinasi menuju titik kumpul (assembly point).
  2. ​Teknik Pembidaian dan P3K Kegawatdaruratan: Penanganan awal cedera patah tulang (fraktur) menggunakan alat bidai/spalk dan mitela, guna meredam pergeseran tulang sebelum korban mendapat penanganan medis lanjutan.
  3. ​Prosedur Evakuasi Korban Bencana: Tata cara pemindahan korban dari area bahaya (danger zone) menggunakan teknik pengangkatan manual hingga penggunaan spine board atau tandu lapangan.

​​Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Lampung Selatan, Erwan Fatriansyah, S.E., M.M.:

​"Ancaman bencana kegempaan tidak mengenal waktu dan lokasi, termasuk lingkungan tempat kerja dan kawasan industri. Melalui giat sosialisasi dan simulasi Emergency Response Plan (ERP) ini, kami berfokus membentuk ketangguhan mandiri para karyawan. Edukasi mengenai tata cara perlindungan diri saat gempa—seperti prinsip Drop, Cover, Hold On—serta keahlian teknis P3K seperti pembidaian patah tulang menjadi modal krusial agar setiap individu mampu menyelamatkan diri sendiri dan rekannya tanpa panik."

​"Langkah pencegahan terbaik adalah latihan secara berkala. Kami dari Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan berkomitmen untuk terus merangkul sektor swasta dan masyarakat luas dalam membangun standar keselamatan serta tanggap bencana yang berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten Lampung Selatan."


​Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lampung Selatan, Nurma Suri, S.E.:

​"Dalam situasi darurat gempa bumi, kecepatan dan keakuratan tindakan evakuasi korban memegang peranan kunci untuk meminimalisir fatalitas. Oleh karena itu, kehadiran 4 instruktur dan 4 anggota TRC BPBD Lampung Selatan di lapangan disiagakan guna memberikan pendampingan langsung terkait prosedur evakuasi medis darurat yang benar."

​"Sinergi antara Bidang Kedaruratan dan Logistik dengan Bidang Pencegahan ini memastikan bahwa seluruh sarana, perlengkapan evakuasi, hingga keterampilan personel di lapangan telah teruji sesuai standar operasional penanggulangan bencana yang siap pakai kapan pun dibutuhkan."


​Langkah Teknis Mitigasi Kegempaan, Pembidaian, dan Evakuasi

  • ​Pencegahan dan Response Gempa Bumi: Peserta dilatih untuk tidak panik saat guncangan terjadi, segera mencari perlindungan di bawah meja kokoh, menjauhi dinding kaca serta instalasi listrik, lalu bergerak keluar menuju assembly point secara tertib begitu guncangan berhenti.
  • ​Tata Cara Pembidaian (P3K): Instruktur mengajarkan prosedur pengecekan sirkulasi darah (PMS: Pulsasi, Motorik, Sensorik) sebelum dan sesudah bidai dipasang, memastikan dua sendi terkunci rapat untuk mencegah cedera sekunder.
  • ​Teknik Evakuasi Korban: Pemindahan korban memanfaatkan teknik log roll untuk menstabilkan tulang belakang, disusul pembawaan korban menuju Posko Kesehatan mengelilingi rute bebas rintangan.

​Giat latihan simulasi kebencanaan ini diakhiri dengan evaluasi penataan alur evakuasi pabrik serta serah terima panduan tanggap darurat bencana antara BPBD Lampung Selatan dan pihak manajemen PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

BIDANG PENCEGAHAN DAN KESIAPSIAGAAN

  • ​Alamat: Jl. Stadion Jati Rukun No. 16, Way Lubuk, Kalianda
  • ​Kontak Darurat: 0823-5892-4600
Call Center Badan Penanggulangan Bencana Daerah
Hubungi kami untuk pelaporan atau informasi
ERWAN FATRIANSYAH, S.E., M.M
Kabid Pencegahan & Kesiapsiagaan 081369644442
NURMA SURI, SE
Plt. Kabid Kedaruratan & Logistik 082358924600
WAHYUDI PRAMONO, S.T., M.T
Kabid Rehabilitasi & Rekonstruksi 081373040622