Detail Berita

Erupsi dan Kegempaan Gunung Anak Krakatau Meningkat, BPBD Lampung Selatan Imbau Masyarakat Tetap Waspada dan Patuhi Radius Safe Zone 3 Km.

Pencegahan & Kesiapsiagaan
Erupsi dan Kegempaan Gunung Anak Krakatau Meningkat
Erupsi dan Kegempaan Gunung Anak Krakatau Meningkat

Erupsi dan Kegempaan Gunung Anak Krakatau Meningkat, BPBD Lampung Selatan Imbau Masyarakat Tetap Waspada dan Patuhi Radius Safe Zone 3 Km.


Aktivitas Erupsi dan Kegempaan Gunung Anak Krakatau Meningkat, BPBD Lampung Selatan Imbau Masyarakat Tetap Waspada dan Patuhi Radius Safe Zone 3 Km.


KALIANDA, LAMPUNG SELATAN — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan melalui Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan memantau secara intensif dinamika aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Lampung Selatan. Berdasarkan data pemantauan berkala dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pada Senin, 24 Agustus 2026, terjadi peningkatan aktivitas kegempaan yang cukup signifikan hingga sore hari.

Rincian Perkembangan Pemantauan Vulkanik (23–24 Agustus 2026)

-Periode 23 Agustus 2026 (18:00 – 24:00 WIB)

1. ​Visual & Suhu: Asap kawah kelabu-hitam tebal tinggi 50–100 m. Malam hari teramati sinar api. Suhu 27.1–29.3 °C.

2. ​Kegempaan: Tremor Menerus (Microtremor) amplitudo 2–20 mm (dominan 5 mm).

-Periode 24 Agustus 2026 (00:00 – 06:00 WIB)

1. Visual: Asap kawah kelabu-hitam tebal 50–100 m, teramati sinar api di malam hari.

2. Kegempaan: Low Frequency (4 kali), Hybrid/Fase Banyak (1 kali), serta Tremor Menerus amplitudo 2–15 mm (dominan 5 mm).

-Periode 24 Agustus 2026 (06:00 – 12:00 WIB)

1. ​Visual & Erupsi: Asap kawah putih, kelabu, hingga hitam tebal tinggi 50–350 m. Teramati 7 kali letusan.

2. ​Kegempaan: Letusan (7 kali, Amp 49–68 mm), Hembusan (49 kali), Hybrid (6 kali), serta Tremor Menerus yang meningkat hingga amplitudo 57 mm (dominan 20 mm).

-Periode Pembaruan Terbaru: 24 Agustus 2026 (12:00 – 18:00 WIB)

1. ​Visual & Meteorologi: Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah ke arah Utara, Timur Laut, Barat, dan Barat Laut. Asap kawah teramati berwarna kelabu hingga hitam pekat dengan intensitas tebal dan tinggi mencapai 100–400 meter di atas puncak kawah. Teramati 4 kali letusan visual.

2. ​Kegempaan:

-Letusan: 4 kali (Amplitudo 58–67 mm, Durasi 30–54 detik).

-Hembusan: Meningkat tajam hingga 100 kali kejadian (Amplitudo 27–63 mm, Durasi 17–250 detik).

Tremor Harmonik: 5 kali (Amplitudo 47–61 mm, Durasi 98–1054 detik).

Low Frequency: 2 kali (Amplitudo 31–45 mm, Durasi 16 detik).

Hybrid/Fase Banyak: Lonjakan signifikan sebanyak 25 kali kejadian (Amplitudo 20–56 mm, Durasi 8–25 detik).

Tremor Menerus (Microtremor): Terekam dengan amplitudo 3–60 mm (dominan 20 mm).

Kondisi ombak laut teramati tenang hingga sedang.

​Saat ini status Gunung Anak Krakatau pada Status Level III (Siaga).

​Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lampung Selatan, Maturidi, S.H., menegaskan bahwa seluruh personel penanggulangan bencana dan sistem komunikasi pesisir dalam kondisi siaga penuh.

"Menyikapi perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dari kemarin malam hingga sore hari ini jam 18.00 WIB, BPBD Kabupaten Lampung Selatan terus mengaktifkan pemantauan 24 jam di Pusdalops PB. Kami meminta masyarakat pesisir Lampung Selatan, khususnya di Kecamatan Kalianda, Rajabasa, Katibung, dan sekitarnya untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan. Jangan mudah terpancing oleh isu-isu liar atau berita hoaks yang tidak bersumber dari instansi resmi," tegas Maturidi.


​Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Lampung Selatan, Erwan Fatriansyah, S.E., M.M., memberikan ulasan teknis mengenai peningkatan kegempaan dan mitigasi potensi ancamannya.

"Laporan MAGMA-VAR periode 12.00–18.00 WIB menunjukkan peningkatan aktivitas seismik yang cukup intensif, ditandai dengan 100 kali kejadian hembusan, 25 kali gempa Hybrid, serta kemunculan 5 kali Tremor Harmonik. Tinggi kolom abu letusan juga secara konstan berada pada rentang 200 hingga 400 meter di atas puncak," jelas Erwan.


"Mengenai analisis potensi bahaya untuk wilayah Lampung Selatan, dominasi angin saat ini bertiup ke arah Utara, Timur Laut, Barat, dan Barat Laut. Potensi ancaman langsung berupa paparan abu vulkanik dapat berdampak pada permukiman pesisir jika terjadi arah pergerakan angin ke daratan. Kami mengimbau warga menyiapkan Alat Pelindung Diri (APD) sederhana seperti masker dan kacamata. Terkait kondisi perairan, meskipun tercatat ombak laut dalam kondisi tenang hingga sedang, kami mengingatkan para nelayan dan pengelola wisata pesisir bahwa radius aman 3 km dari kawah aktif adalah batas mutlak yang tidak boleh dilanggar," tambah Erwan.


Rekapitulasi Erupsi Berdasarkan Volcanic Eruption Notice (VEN)
​(Tanggal 24 Agustus 2026)

-​09:41 WIB: Tinggi abu ± 250 m, Amp Max 52 mm, Durasi 1'17" (Barat Laut).

- 09:43 WIB: Tinggi abu ± 250 m, Amp Max 49 mm, Durasi 25" (Barat Laut).

- ​10:11 WIB: Tinggi abu ± 200 m, Amp Max 53 mm, Durasi 35" (Barat Laut).

- ​10:24 WIB: Tinggi abu ± 250 m, Amp Max 53 mm, Durasi 1'11" (Barat Laut).

- ​10:48 WIB: Tinggi abu ± 250 m, Amp Max 53 mm, Durasi 50" (Barat & Barat Laut).

- ​11:22 WIB: Tinggi abu ± 200 m, Amp Max 51 mm, Durasi 20" (Barat & Barat Laut).

- ​11:54 WIB: Tinggi abu ± 350 m, Amp Max 68 mm, Durasi 29" (Utara & Barat Laut).

- ​15:24 WIB: Tinggi abu ± 400 m, Amp Max 67 mm, Durasi 26" (Utara & Timur Laut).

- ​16:43 WIB: Tinggi abu ± 300 m, Amp Max 60 mm, Durasi 52" (Utara & Timur Laut).

- ​16:46 WIB: Tinggi abu ± 300 m, Amp Max 58 mm, Durasi 50" (Utara & Timur Laut).

- ​17:09 WIB: Tinggi abu ± 400 m, Amp Max 60 mm, Durasi 54" (Utara & Timur Laut).

Imbauan & Kesiapsiagaan Masyarakat:

1. ​Zona Larangan Aktivitas: Masyarakat/ pengunjung/ wisatawan/ pendaki dilarang mendekati G. Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah aktif.

2. ​Mitigasi Abu Vulkanik: Menyediakan masker pelindung hidung/mulut dan kacamata untuk menghindari risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

3. ​Kanal Informasi Terpercaya: Pantau pembaruan informasi resmi melalui saluran PVMBG (MAGMA Indonesia) dan Pusdalops PB BPBD Kabupaten Lampung Selatan.


​Diterbitkan oleh:
Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan
Pusdalops PB BPBD Kabupaten Lampung Selatan
Alamat: Jl. Stadion Jati Rukun No. 16, Way Lubuk, Kalianda
Kontak Darurat / Call Center: 0823-5892-4600

Call Center Badan Penanggulangan Bencana Daerah
Hubungi kami untuk pelaporan atau informasi
MATURIDI, S.H
Kepala Pelaksana 085269079984
ERWAN FATRIANSYAH, S.E., M.M
Kabid Pencegahan & Kesiapsiagaan 081369644442
NURMA SURI, SE
Plt. Kabid Kedaruratan & Logistik 082358924600
WAHYUDI PRAMONO, S.T., M.T
Kabid Rehabilitasi & Rekonstruksi 081373040622