Detail Berita

Cuaca Ekstrem Landa Sragi, Atap Garasi Roboh Diterjang Angin Kencang

Kedaruratan & Logistik
Cuaca Ekstrem Landa Sragi, Atap Garasi Roboh Diterjang Angin Kencang
Cuaca Ekstrem Landa Sragi

Cuaca Ekstrem Landa Sragi, Atap Garasi Roboh Diterjang Angin Kencang


Cuaca Ekstrem Landa Sragi, Atap Garasi Roboh Diterjang Angin Kencang

LAMPUNG SELATAN – Cuaca ekstrem kembali menguji kesiapsiagaan masyarakat Lampung Selatan. Pusat Pengendalian Operasi (PUSDALOPS) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat melaporkan satu insiden kerusakan properti akibat hujan deras dan angin kencang yang melanda Kecamatan Sragi, Sabtu (7/2/2026) siang.

Berdasarkan Laporan Periodik PUSDALOPS yang dirilis pada pukul 16.06 WIB, musibah terjadi tepatnya di Desa Bandar Agung sekitar pukul 13.01 WIB. Unsur cuaca ekstrem tersebut menyebabkan atap garasi rumah milik warga bernama Nurhasan roboh dan mengalami kerusakan.

Analisis Kronologi dan Respons Cepat Warga

Meskipun laporan resmi menyebutkan kronologi singkat "terjadinya hujan deras disertai angin kencang", kejadian ini mengindikasikan potensi microburst atau angin tekan lokal yang kerap menyertai hujan lebat. Kecepatan angin yang melampaui ketahanan struktur atap ringan diduga menjadi penyebab utama kerusakan.

Yang patut diapresiasi adalah respons tanggap darurat mandiri dari masyarakat. Laporan BPBD mencatat bahwa warga setempat langsung melakukan gotong royong untuk menanggulangi dampak kerusakan. Aksi solidaritas ini menjadi contoh nyata ketahanan komunitas (community resilience) dalam menghadapi gangguan akibat cuaca, sekaligus meringankan beban korban.

Kondisi Wilayah Secara Umum Masih Stabil

Di tengah laporan insiden lokal ini, BPBD menyatakan bahwa kondisi makro Kabupaten Lampung Selatan hingga sore hari masih terkategori "Kondusif, Aman, Terkendali". Pemantauan visual di sekitar Posko BPBD pada pukul pelaporan bahkan menunjukkan kondisi cerah, mengindikasikan bahwa cuaca ekstrem bersifat sangat lokal dan singkat.

Imbauan dan Antisipasi Ke Depan

Kejadian di Desa Bandar Agung ini berfungsi sebagai early warning bagi wilayah lain. BPBD Lampung Selatan melalui PUSDALOPS terus memantau perkembangan cuaca secara real-time. Masyarakat diimbau untuk:

  1. Meningkatkan Kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat berubah secara cepat, terutama pada periode peralihan musim.

  2. Memperkuat Struktur Bangunan sementara, khususnya bagian atap dan kanopi yang rentan terhadap angin kencang.

  3. Melaporkan Segera setiap kejadian bencana atau kerusakan kepada pihak berwenang terdekat atau nomor darurat BPBD.

Insiden ini menegaskan bahwa meski sistem pemantauan menunjukkan kondisi umum yang stabil, ancaman cuaca lokal yang sporadis tetap perlu diwaspadai. Kolaborasi antara early warning system dari otoritas seperti BPBD dan respons cepat dari masyarakat menjadi kunci utama dalam meminimalisir risiko dan dampak bencana hidrometeorologi.

Sumber: Laporan Periodik PUSDALOPS BPBD Kabupaten Lampung Selatan, 07 Februari 2026, Pukul 16.06 WIB.

Call Center Badan Penanggulangan Bencana Daerah
Hubungi kami untuk pelaporan atau informasi
MATURIDI, S.H
Kepala Pelaksana 085269079984
ERWAN FATRIANSYAH, S.E., M.M
Kabid Pencegahan & Kesiapsiagaan 081369644442
NURMA SURI, SE
Plt. Kabid Kedaruratan & Logistik 082358924600
WAHYUDI PRAMONO, S.T., M.T
Kabid Rehabilitasi & Rekonstruksi 081373040622