Detail Berita

BPBD Lampung Selatan Tingkatkan Pengawasan Cuaca Ekstrem dan Aktivitas Gunung Anak Krakatau

Pencegahan & Kesiapsiagaan
Pengawasan Cuaca Ekstrem dan Aktivitas Gunung Anak Krakatau
Pengawasan Cuaca Ekstrem dan Aktivitas Gunung Anak Krakatau

BPBD Lampung Selatan Tingkatkan Pengawasan Cuaca Ekstrem dan Aktivitas Gunung Anak Krakatau


BPBD Lampung Selatan Tingkatkan Pengawasan Cuaca Ekstrem dan Aktivitas Gunung Anak Krakatau

LAMPUNG SELATAN, 08 Februari 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan merilis laporan periodik situasi wilayah pada Minggu (8/2/2026). Berdasarkan data Pusdalops, kondisi wilayah saat ini terpantau kondusif, namun masyarakat dihimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan aktivitas tektonik di sekitar Gunung Anak Krakatau.

Hasil pemantauan BMKG menunjukkan adanya potensi hujan di wilayah Kabupaten Lampung Selatan pada pagi hingga malam hari. Selain itu, terdapat peringatan dini terkait risiko angin kencang dengan kecepatan mencapai 60,5 km/jam di wilayah Raja Basa, khususnya di sekitar Tejang Pulau Sebesi, yang diprediksi akan berlangsung selama 12 jam ke depan.

Terkait aktivitas vulkanik, Gunung Anak Krakatau saat ini berada pada Level II (Waspada). Berdasarkan periode pengamatan terbaru, terekam adanya gempa Tektonik Jauh dan Tremor Menerus dengan amplitudo 0,5–2 mm. Masyarakat serta wisatawan dilarang mendekati kawah dalam radius 2 km.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Lampung Selatan, Erwan Fatriansyah, S.E., M.M., menekankan pentingnya langkah antisipasi dini bagi masyarakat, terutama yang berada di wilayah pesisir dan rawan angin kencang.
"Kami terus melakukan pemantauan intensif di 17 kecamatan melalui Posko Siaga Bencana Hidrometeorologi 2026. Meskipun saat ini kondisi dilaporkan nihil kejadian bencana, kami meminta warga di wilayah Raja Basa dan sekitarnya untuk waspada terhadap potensi angin kencang yang dapat mengganggu benda-benda terbuka. Terkait Gunung Anak Krakatau, kami menghimbau nelayan dan wisatawan untuk patuh pada rekomendasi PVMBG dengan tidak memasuki zona bahaya radius 2 km demi keselamatan bersama," ujar Erwan Fatriansyah.

BPBD Kabupaten Lampung Selatan juga mengingatkan pengguna jasa transportasi laut di Selat Sunda bagian selatan untuk berhati-hati mengingat adanya potensi gelombang tinggi mencapai 1,25 – 2,5 meter yang disertai hujan ringan.

Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan
Pusdalops PB BPBD Kabupaten Lampung Selatan

Salam Tangguh, Salam Kemanusiaan.

Call Center Badan Penanggulangan Bencana Daerah
Hubungi kami untuk pelaporan atau informasi
MATURIDI, S.H
Kepala Pelaksana 085269079984
ERWAN FATRIANSYAH, S.E., M.M
Kabid Pencegahan & Kesiapsiagaan 081369644442
NURMA SURI, SE
Plt. Kabid Kedaruratan & Logistik 082358924600
WAHYUDI PRAMONO, S.T., M.T
Kabid Rehabilitasi & Rekonstruksi 081373040622