Detail Berita

BPBD Lampung Selatan Terima Kunjungan ADPC, MACP, dan PALUMA Bahas Penguatan Desa Tangguh Bencana

Pencegahan & Kesiapsiagaan
BPBD Lampung Selatan Terima Kunjungan ADPC, MACP, dan PALUMA
BPBD Lampung Selatan Terima Kunjungan ADPC, MACP, dan PALUMA

BPBD Lampung Selatan Terima Kunjungan ADPC, MACP, dan PALUMA Bahas Penguatan Desa Tangguh Bencana


BPBD Lampung Selatan Terima Kunjungan ADPC, MACP, dan PALUMA Bahas Penguatan Desa Tangguh Bencana

Lampung Selatan, 19 Februari 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan menerima kunjungan kelembagaan dari ADPC, MACP, dan PALUMA di kantor setempat, Kamis (19/02/2026). Pertemuan ini menjadi momentum strategis dalam upaya penguatan kapasitas penanggulangan bencana berbasis masyarakat di wilayah Kabupaten Lampung Selatan.

Rombongan tamu disambut langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Lampung Selatan, Maturidi, SH, didampingi jajaran pimpinan BPBD. Turut hadir dalam pertemuan tersebut perwakilan dari BPBD Provinsi Lampung, Wahyu Hidayat selaku Analis Kebencanaan.

Pertemuan yang digelar dalam suasana diskusi interaktif ini diawali dengan sesi perkenalan dan pemaparan singkat dari Supriyanto selaku perwakilan MACP mengenai maksud dan tujuan kunjungan. Fokus utama pembahasan adalah sinergi program antara pemerintah daerah dan mitra internasional dalam rangka peningkatan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana.


Kepala Pelaksana BPBD Lampung Selatan, Maturidi, SH, dalam sambutannya menegaskan bahwa BPBD Lampung Selatan saat ini menitikberatkan upaya penanggulangan bencana pada aspek pencegahan dan kesiapsiagaan. Ia menyambut baik kunjungan ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat kapasitas daerah.

"Kami tidak hanya fokus pada respons saat bencana terjadi, tetapi bagaimana masyarakat dapat lebih siap dan tangguh. Kunjungan ini sangat relevan dengan program prioritas kami. Saya berharap kerja sama ini dapat menghasilkan program yang berkelanjutan dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat di akar rumput. Ke depan, kami tidak menutup kemungkinan program ini akan membantu dalam bentuk dukungan peralatan keselamatan pribadi bagi masyarakat di lokasi rawan bencana. Ini adalah langkah konkret untuk memastikan keselamatan warga dari tingkat individu hingga komunitas," ujar Maturidi.

Lebih lanjut, Maturidi menyampaikan apresiasinya atas perhatian ADPC, MACP, dan PALUMA terhadap upaya penanggulangan bencana di Lampung Selatan. "Kami sangat berterima kasih atas kunjungan ini. Bagi kami, ini bukan sekadar pertemuan seremonial, tetapi awal dari kolaborasi nyata yang akan memperkuat ketahanan masyarakat kami dalam menghadapi potensi bencana," tambahnya.

Sekretaris BPBD Lampung Selatan, Nanang Hadiyana, S.Kom., MM, menyoroti pentingnya aspek tata kelola dan koordinasi dalam implementasi program ke depan. "Pembentukan Desa Tangguh Bencana tidak hanya membutuhkan pendekatan teknis di lapangan, tetapi juga penguatan sistem administrasi dan koordinasi antar pemangku kepentingan. Kami di kesekretariatan siap mendukung kelancaran program ini melalui tata kelola yang transparan dan akuntabel, termasuk dalam hal perencanaan, monitoring, dan evaluasi kegiatan. Sinergi dengan ADPC dan MACP ini akan kami tindaklanjuti dengan menyusun road map yang jelas agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," paparnya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan (PK), Erwan Fatriansyah, SE., MM, memberikan pandangan dari aspek teknis kebencanaan. Menurutnya, pendekatan pencegahan harus dimulai dari pemahaman risiko di tingkat akar rumput. "Sebagai Kepala Bidang yang membidangi pencegahan, saya melihat kunjungan ini sangat tepat waktu. Kami selama ini telah memiliki berbagai program edukasi kebencanaan, dan kehadiran ADPC serta MACP akan memperkaya metodologi kami. Fokus kami ke depan adalah bagaimana memastikan masyarakat tidak hanya tahu, tetapi juga terampil dalam menghadapi bencana. Program Destana harus diintegrasikan dengan sistem peringatan dini yang sudah ada serta simulasi rutin yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk kelompok rentan," jelas Erwan.

Plt. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Nurma Suri, SE, menambahkan perspektif dari sisi logistik dan respons darurat. Ia menekankan bahwa kesiapsiagaan tidak lengkap tanpa dukungan peralatan yang memadai. "Dalam diskusi tadi, kami juga membahas kemungkinan bantuan peralatan keselamatan pribadi di masa mendatang. Dari sisi kedaruratan dan logistik, hal ini sangat krusial. Ketika bencana terjadi, kecepatan respons sangat ditentukan oleh ketersediaan peralatan dan logistik yang memadai. Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya berhenti pada pembentukan Destana, tetapi juga menyentuh aspek pemenuhan kebutuhan dasar saat darurat, seperti perlengkapan evakuasi dan tenda pengungsian. Kami siap bersinergi untuk memastikan rantai logistik berjalan efisien ketika dibutuhkan," ungkap Nurma.

Pihak MACP dan ADPC mengapresiasi antusiasme Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam upaya pengurangan risiko bencana. Pertemuan ditutup dengan pandangan ke depan mengenai penguatan kolaborasi, area dukungan di masa mendatang, serta potensi replikasi program serupa di komunitas lain di Lampung Selatan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan MACP ke Indonesia dan menjadi bukti nyata komitmen BPBD Lampung Selatan dalam membangun kemitraan global untuk mewujudkan masyarakat yang tangguh bencana.

Sumber: Humas BPBD Lampung Selatan

Call Center Badan Penanggulangan Bencana Daerah
Hubungi kami untuk pelaporan atau informasi
MATURIDI, S.H
Kepala Pelaksana 085269079984
ERWAN FATRIANSYAH, S.E., M.M
Kabid Pencegahan & Kesiapsiagaan 081369644442
NURMA SURI, SE
Plt. Kabid Kedaruratan & Logistik 082358924600
WAHYUDI PRAMONO, S.T., M.T
Kabid Rehabilitasi & Rekonstruksi 081373040622