BPBD Lampung Selatan Salurkan Bantuan Perbaikan Rumah Rusak Akibat Bencana Hidrometeorologi di Lima Kecamatan
BPBD Lampung Selatan Salurkan Bantuan Perbaikan Rumah Rusak Akibat Bencana Hidrometeorologi di Lima Kecamatan
Lampung Selatan – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menunjukkan kepeduliannya terhadap warga terdampak bencana hidrometeorologi. Atas arahan Bupati Lampung Selatan, H. Radityo Egi Pratama, S.T., M.B.A. , dan berdasarkan instruksi Kepala Pelaksana BPBD Lampung Selatan, Maturidi, S.H. , Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Rekon) segera bergerak cepat melakukan inventarisasi sekaligus penyaluran bantuan perbaikan rumah rusak pascabencana.
Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari, yakni pada Senin, 16 Maret 2026 dan Selasa, 17 Maret 2026 ini menyasar rumah-rumah warga yang terdampak puting beliung, angin kencang, dan curah hujan tinggi di lima kecamatan. Sebanyak 67 unit rumah menerima bantuan dengan kategori kerusakan bervariasi, terdiri dari 3 unit rumah rusak berat, 2 unit rumah rusak sedang, dan 62 unit rumah rusak ringan.
Tim yang diterjunkan langsung ke lapangan dipimpin oleh Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Lampung Selatan, Wahyudi Pramono, S.T., M.T. , bersama jajaran:
Marlena Yosefa, SE., MM (Penata Penanggulangan Bencana/Subkor Pemulihan dan Peningkatan Fisik)
Budi Hanafiah (Operator Layanan Operasional)
Rico Afriza, SE (Penata Layanan Operasional)
Anda Mirza (Operator Layanan Operasional BPBD Lampung Selatan)
Kehadiran tim di tengah-tengah masyarakat disambut hangat oleh para pejabat setempat, mulai dari camat, sekretaris camat, kepala desa, hingga kepala dusun, yang turut mendampingi jalannya penyerahan bantuan.
Komitmen Bupati Lampung Selatan untuk Warga Terdampak Bencana
Bupati Lampung Selatan, H. Radityo Egi Pratama, S.T., M.B.A. , melalui BPBD Lampung Selatan, menegaskan bahwa pemerintah daerah hadir untuk memberikan perhatian dan bantuan kepada seluruh masyarakat yang tertimpa musibah bencana alam.
"Saya instruksikan kepada jajaran BPBD untuk turun langsung ke lapangan, melakukan pendataan secara akurat, dan memastikan bantuan segera sampai ke tangan warga yang membutuhkan. Pemulihan pascabencana harus dilakukan secepat mungkin agar masyarakat dapat segera menempati kembali rumahnya dengan layak dan nyaman," ujar Bupati dalam arahan tertulisnya.
Arahan Bupati tersebut menjadi semangat bagi tim BPBD untuk bergerak cepat dan tepat sasaran dalam menyalurkan bantuan perbaikan rumah rusak di lima kecamatan selama dua hari pelaksanaan kegiatan.











Rangkaian Kegiatan Hari Pertama: Senin, 16 Maret 2026
Pada hari pertama, Senin (16/3), tim bergerak menyisir empat kecamatan dengan semangat gotong royong dan kepedulian tinggi terhadap warga yang membutuhkan, sesuai amanat Bupati Lampung Selatan. Seluruh personel tim, termasuk Wahyudi Pramono, Marlena Yosefa, Budi Hanafiah, Rico Afriza, dan Anda Mirza, bahu-membahu memastikan penyaluran bantuan berjalan lancar.
Kecamatan Jati Agung
Kecamatan Sidomulyo
Kecamatan Ketapang
Rangkaian Kegiatan Hari Kedua: Selasa, 17 Maret 2026
Memasuki hari kedua, Selasa (17/3), tim melanjutkan penyaluran bantuan di wilayah Kecamatan Sragi dengan pendampingan penuh dari jajaran Muspika setempat. Komitmen Bupati Lampung Selatan untuk memastikan pemulihan menyeluruh terus digaungkan dalam setiap agenda penyaluran. Seluruh tim kembali turun dengan semangat yang sama, termasuk Anda Mirza yang terus sigap membantu operasional lapangan.
Balai Desa Bakti Rasa
Desa Sumber Agung
Desa Mandalasari
Desa Bandar Agung Kuala Jaya
Rekapitulasi Penyaluran Bantuan Selama Dua Hari
Berdasarkan data dari tim lapangan yang dihimpun oleh Rico Afriza, SE dan Anda Mirza selaku tenaga operasional, secara keseluruhan selama dua hari kegiatan pada Senin dan Selasa, 16-17 Maret 2026, tim BPBD Lampung Selatan telah menyalurkan bantuan perbaikan rumah untuk 67 unit rumah yang tersebar di lima kecamatan. Rinciannya meliputi 3 unit rumah rusak berat, 2 unit rumah rusak sedang, dan 62 unit rumah rusak ringan.
Pada hari pertama, Senin 16 Maret 2026, penyaluran dilakukan di empat kecamatan. Di Kecamatan Way Sulan, bantuan diberikan untuk 3 unit rumah yang terdiri dari 1 rusak sedang dan 2 rusak ringan. Di Kecamatan Jati Agung, sebanyak 14 unit rumah menerima bantuan dengan rincian 1 rusak sedang dan 13 rusak ringan. Sementara itu, di Kecamatan Sidomulyo tepatnya Desa Buloq, 1 unit rumah rusak berat berhasil disalurkan bantuannya, dan di Kecamatan Ketapang tepatnya Desa Sidoluhur, juga 1 unit rumah rusak berat mendapatkan bantuan.
Memasuki hari kedua, Selasa 17 Maret 2026, penyaluran bantuan terpusat di Kecamatan Sragi. Di Balai Desa Bakti Rasa, sebanyak 20 unit rumah rusak ringan menerima bantuan. Selanjutnya di Desa Sumber Agung, bantuan diberikan untuk 25 unit rumah rusak ringan. Adapun di Desa Mandalasari, 1 unit rumah rusak berat mendapatkan bantuan yang diserahkan langsung oleh Camat Sragi. Terakhir, di Desa Bandar Agung Kuala Jaya, 1 unit rumah rusak ringan juga turut menerima bantuan, melengkapi total keseluruhan penyaluran selama dua hari.
Pernyataan Tim BPBD di Lapangan
Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Lampung Selatan, Wahyudi Pramono, S.T., M.T. , menyampaikan bahwa kegiatan selama dua hari ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam merespons cepat kebutuhan masyarakat pascabencana, sesuai arahan Bupati.
"Atas nama Bapak Bupati Lampung Selatan, H. Radityo Egi Pratama, S.T., M.B.A., kami menyampaikan keprihatinan yang mendalam kepada seluruh warga terdampak bencana. Selama dua hari ini, Senin dan Selasa, kami turun langsung ke lima kecamatan untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Bantuan ini adalah bentuk perhatian dan kehadiran pemerintah untuk meringankan beban saudara-saudara kita," ujar Wahyudi di sela-sela kegiatan.
Marlena Yosefa, SE., MM. , menambahkan bahwa timnya akan terus memantau perkembangan pemulihan rumah-rumah warga. "Kami tidak hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik. Kebersamaan dan gotong royong adalah kunci utama dalam menghadapi bencana, dan ini sejalan dengan visi Bupati untuk mewujudkan Lampung Selatan yang tangguh," ungkapnya.
Sementara itu, Budi Hanafiah, Rico Afriza, SE. , dan Anda Mirza yang bertugas sebagai operator layanan operasional, memastikan seluruh data dan dokumentasi kegiatan selama dua hari tercatat dengan baik untuk kelanjutan program pemulihan. Mereka juga turun langsung membantu warga yang membutuhkan pendampingan teknis.
"Kami di lapangan tidak hanya mencatat data, tetapi juga memastikan bantuan ini benar-benar diterima oleh warga yang berhak. Kebahagiaan warga saat menerima bantuan menjadi motivasi tersendiri bagi kami untuk terus bekerja maksimal," ujar Anda Mirza saat ditemui di sela kegiatan.
Imbauan kepada Masyarakat
BPBD Lampung Selatan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi mengingat curah hujan yang masih tinggi di wilayah Lampung Selatan. Masyarakat diharapkan segera melaporkan jika terjadi potensi bencana di lingkungannya agar dapat segera ditindaklanjuti.
Bupati Lampung Selatan, H. Radityo Egi Pratama, S.T., M.B.A. , melalui BPBD Lampung Selatan, terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun kesiapsiagaan dan ketangguhan dalam menghadapi bencana. Dengan sinergi antara pemerintah daerah, aparat kecamatan dan desa, serta seluruh elemen masyarakat, diharapkan pemulihan pascabencana dapat berjalan cepat dan tepat sasaran.
"Kita harus bersatu, bergotong royong, dan saling peduli. Semoga bantuan yang telah disalurkan selama dua hari ini bermanfaat dan masyarakat segera pulih seperti sedia kala. Apresiasi setinggi-tingginya kepada tim BPBD yang telah bekerja keras di lapangan, termasuk Wahyudi Pramono, Marlena Yosefa, Budi Hanafiah, Rico Afriza, dan Anda Mirza yang telah mendedikasikan waktu dan tenaganya untuk warga terdampak bencana," tutup Bupati dalam pesannya kepada warga terdampak.
Sumber: Humas BPBD Lampung Selatan