BPBD LAMPUNG SELATAN RILIS PERINGATAN DINI MULTIANCAMAN: AKTIVITAS VULKANIK G. ANAK KRAKATAU, GELOMBANG TINGGI, SUHU EXTREME, HINGGA POTENSI KARHUTLA.
BPBD LAMPUNG SELATAN RILIS PERINGATAN DINI MULTIANCAMAN: AKTIVITAS VULKANIK G. ANAK KRAKATAU, GELOMBANG TINGGI, SUHU EXTREME, HINGGA POTENSI KARHUTLA.
KALIANDA, BPBD LAMSEL – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan melalui Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Pusdalops PB mengeluarkan rilis resmi peringatan dini komprehensif terkait situasi kebencanaan dan dinamika cuaca di seluruh wilayah Lampung Selatan pada Rabu (26/08/2026).
Berdasarkan kompilasi data pemantauan real-time BMKG Lampung dan Pos Pengamatan Gunungapi PVMBG, Kabupaten Lampung Selatan tengah menghadapi serangkaian ancaman bencana secara bersamaan, mulai dari intensifikasi letusan Gunung Anak Krakatau, gelombang tinggi perairan, suhu udara ekstrem, hingga potensi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
1. Aktivitas Vulkanik G. Anak Krakatau (Status Level III / Siaga)
Sepanjang Rabu dini hari hingga pagi (26/08/2026), Gunung Anak Krakatau yang berlokasi di Perairan Selat Sunda mencatatkan deretan erupsi beruntun dengan tipe letusan Strombolian:
- 00:33 WIB & 01:32 WIB: Erupsi terekam di seismogram (amp. maks 38 mm & 20 mm).
- 02:52 WIB & 02:59 WIB: Erupsi menerus berdurasi panjang (amp. maks 60 mm, durasi hingga 3 menit 21 detik).
- 06:03 WIB, 06:34 WIB, 07:00 WIB, & 08:41 WIB: Erupsi visual menyemburkan kolom abu vulkanik berwarna kelabu hingga hitam pekat dengan tinggi berkisar 150 meter hingga 250 meter di atas puncak (307–407 mdpl), condong mengarah ke Barat dan Barat Laut.
- Kegempaan Periodik (00:00–06:00 WIB): Terekam 14 kali gempa Letusan, 10 kali Hembusan, 4 kali gempa Hybrid/Fase Banyak, serta Tremor Menerus (amplitudo dominan 15 mm). Sinar api teramati jelas pada malam hari.
2. Gelombang Tinggi Perairan & Cuaca Pelabuhan Bakauheni
- Selat Sunda Bagian Selatan: Berpotensi mengalami Gelombang Tinggi (2,5 – 4,0 meter) disertai cuaca Hujan Ringan. Kecepatan angin di perairan mencapai 22 knot dengan hembusan mendadak (gust) hingga 53,7 km/jam (29 knot) dan arus permukaan bergerak kuat ke arah Barat.
- Pelabuhan Bakauheni: Terpantau fenomena Udara Kabur (jarak pandang terbatas) dengan suhu 26°C–29°C. Angin bertiup dari Selatan (5–10 knot, gusty 15 knot). Gelombang laut berkategori rendah (0,5–1,25 m), namun kecepatan arus tergolong kuat mencapai 1.87 knots bergerak ke arah Barat Daya.
3. Peringatan Dini Suhu Tinggi & Angin Kencang di 16 Kecamatan
BMKG merilis status Risiko Sedang (🟠) peningkatan suhu udara ekstrem mencapai 31°C hingga 34°C yang mendominasi sejak pukul 10:00 hingga 13:00 WIB di wilayah-wilayah berikut:
- Jati Agung, Natar, Tanjung Bintang: Suhu melonjak signifikan hingga 34°C.
- Candipuro, Katibung, Ketapang, Merbau Mataram, Palas, Penengahan, Sidomulyo, Sragi, Tanjung Sari, Way Panji, Way Sulan: Suhu berkisar 31°C – 33°C.
- Kalianda: Suhu menyentuh 31°C dari siang hingga sore hari.
- Raja Basa: Peringatan dini Angin Kencang Risiko Rendah (🟢) pada pukul 17:00 WIB di pesisir dengan kecepatan mencapai 24,2 km/jam.
4. Tingkat Kemudahan Terbakar Tanah (SPARTAN - Karhutla)
Berdasarkan analisis SPARTAN BMKG dan BPBD Provinsi Lampung, seluruh daratan Kabupaten Lampung Selatan berada pada status SANGAT MUDAH TERBAKAR (Zona Merah / Bahaya), sementara sebagian kecil pesisir selatan berada di status MUDAH TERBAKAR (Zona Kuning). Vegetasi seperti semak, alang-alang, dan dedaunan dalam kondisi sangat kering sehingga amat rentan tersulut api.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lampung Selatan, Maturidi, S.H.
"Mencermati perkembangan cuaca dan aktivitas vulkanik terkini, kami mengimbau seluruh lapisan masyarakat Lampung Selatan untuk tetap tenang namun meningkatkan kesiapsiagaan penuh. Khusus untuk aktivitas Gunung Anak Krakatau, tegas kami sampaikan agar warga, nelayan, maupun wisatawan mematuhi rekomendasi PVMBG dengan tidak beraktivitas dalam radius aman 3 kilometer dari kawah aktif. Mengenai ancaman Karhutla di tengah kondisi tanah yang sangat kering dan suhu mencapai 34°C, kami minta masyarakat menghentikan segala bentuk pembakaran sampah atau pembersihan lahan dengan cara dibakar. Tim satgas BPBD telah disiagakan 24 jam untuk merespons setiap potensi darurat."
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Lampung Selatan, Erwan Fatriansyah, S.E., M.M.:
"Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan terus melakukan edukasi, pemantauan ketat, dan koordinasi linier bersama BMKG, PVMBG, serta pihak penyeberangan. Terkait cuaca ekstrem suhu tinggi di 15 kecamatan, kami mengimbau warga membatasi aktivitas fisik di luar ruangan pada rentang pukul 10.00 hingga 13.00 WIB dan mencukupi konsumsi air putih untuk mencegah dehidrasi. Untuk penyedia jasa kelautan serta penyeberangan di Pelabuhan Bakauheni dan Selat Sunda, kami peringatkan agar ekstra waspada terhadap arus kuat hingga 1.87 knots, visibilitas terbatas akibat udara kabur, serta lonjakan gelombang tinggi 2,5 hingga 4 meter."
HIMBAUAN & LANGKAH MITIGASI BPBD:
- Dilarang mendekati Gunung Anak Krakatau dalam radius 3 km (Level III Siaga).
- Hindari menyalakan api di area terbuka/lahan kering untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan.
- Masyarakat di pesisir dan pengguna jasa kelautan wajib memantau pembaruan cuaca pelayaran dan menyediakan alat keselamatan standar.
- Jaga kondisi tubuh dengan banyak minum air serta menghindari terik matahari langsung pada jam-jam rawan suhu tinggi.
Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB)
Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Lampung Selatan
📍 Alamat: Jl. Stadion Jati Rukun No. 16, Way Lubuk, Kalianda
📞 Kontak Darurat (Call Center): 0823-5892-4600