BPBD Lampung Selatan Rilis Peringatan Dini dan Prakiraan Cuaca 17 April 2026
BPBD Lampung Selatan Rilis Peringatan Dini dan Prakiraan Cuaca 17 April 2026
Lampung Selatan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan melalui Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan merilis peringatan dini serta prakiraan cuaca pada Jumat, 17 April 2026, berlaku mulai pukul 08.00 WIB hingga 20.00 WIB.
Dalam laporan tersebut, BPBD menyampaikan adanya potensi hujan di sejumlah wilayah dengan risiko banjir tergolong rendah, khususnya di Kecamatan Penengahan dan Rajabasa. Berdasarkan analisis, akumulasi curah hujan diperkirakan mencapai ±12 mm dengan tingkat kelembaban tinggi hingga 92% serta tutupan awan mencapai 60–65%.
Meski berstatus risiko rendah, masyarakat tetap diminta waspada terhadap potensi genangan air di jalan dan permukiman, terutama di wilayah rawan seperti sekitar Way Kalam, serta daerah pesisir. BPBD juga mengingatkan pentingnya memastikan saluran drainase tidak tersumbat guna meminimalisir dampak genangan.
Sementara itu, prakiraan cuaca harian menunjukkan kondisi berawan pada pagi hari, disusul potensi hujan pada siang hingga sore, dan hujan meluas pada malam hari. Suhu udara diperkirakan berkisar antara 24,0°C hingga 33,0°C, dengan kelembaban 55% hingga 100% dan kecepatan angin 9–27 km/jam dari arah Timur hingga Selatan.
Untuk wilayah perairan, khususnya Pelabuhan Bakauheni, kondisi cuaca diprediksi hujan ringan dengan tinggi gelombang berkisar 0,5 hingga 1,25 meter. Namun, di Selat Sunda bagian selatan, tinggi gelombang dapat mencapai 1,25 hingga 2,5 meter dengan kategori sedang. Angin bertiup dengan kecepatan 2–9 knot dan hembusan hingga 17 knot, sehingga pengguna jasa transportasi laut diminta meningkatkan kewaspadaan.
Selain itu, laporan aktivitas Gunung Anak Krakatau menunjukkan status Level II (Waspada). Teramati adanya tremor menerus dengan tinggi asap mencapai ±5 meter. Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk tidak mendekati kawah aktif dalam radius 2 kilometer.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Lampung Selatan, Erwan Fatriansyah, S.E., M.M, mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan meskipun status risiko banjir tergolong rendah.
“Potensi hujan masih dapat terjadi dan meluas, terutama pada siang hingga malam hari. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap genangan, khususnya di wilayah rawan, serta memastikan saluran air di lingkungan masing-masing dalam kondisi baik,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa masyarakat di wilayah pesisir dan pengguna jasa transportasi laut perlu memperhatikan kondisi gelombang dan angin yang dapat berubah sewaktu-waktu.
BPBD Lampung Selatan menegaskan bahwa meskipun tidak terdapat peringatan hujan lebat secara spesifik dari BMKG, potensi hujan meluas tetap perlu diantisipasi. Masyarakat diminta terus memantau informasi resmi dan segera menghubungi layanan darurat apabila terjadi kondisi membahayakan.
Sumber:
BPBD Kabupaten Lampung Selatan, BMKG, dan PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi).