BPBD Lampung Selatan Rilis Peringatan Dini Cuaca Ekstrem, Gelombang Tinggi, hingga Erupsi Anak Krakatau.
BPBD Lampung Selatan Rilis Peringatan Dini Cuaca Ekstrem, Gelombang Tinggi, hingga Erupsi Anak Krakatau
KALIANDA — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan melalui Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan mengeluarkan pemutakhiran laporan komprehensif terkait kondisi cuaca, ancaman karhutla, dinamika perairan, serta tingkat aktivitas vulkanik di seluruh wilayah Lampung Selatan pada Kamis (27/8/2026).
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan penuh menyusul tingginya potensi risiko bencana hidrometeorologi dan erupsi Gunung Anak Krakatau yang bertahan pada Level III (Siaga).
Dinamika Cuaca dan Peringatan Dini Wilayah
Berdasarkan analisis kondisi meteorologi harian, wilayah Lampung Selatan diprakirakan mengalami kondisi cuaca yang bervariasi dari cerah berawan, hujan ringan hingga sedang pada siang-sore hari, hingga berawan tebal menjelang dini hari. Rentang suhu udara berada pada 23–34°C dengan tingkat kelembapan 58–95% dan kecepatan angin bertiup dari arah Timur ke Tenggara mencapai 5–40 km/jam.
Peringatan Dini Suhu Tinggi & Suhu Udara Meningkat (Risiko Sedang 🟠):
- Jati Agung, Natar, Tanjung Bintang: Suhu udara melonjak hingga 31°C - 32°C (Pukul 10:00 & 11:00 WIB).
- Palas: Peningkatan suhu mencapai 31°C meluas dari pagi hingga sore hari (Pukul 10:00, 11:00, 13:00, & 14:00 WIB).
- Candipuro, Tanjung Sari, Way Panji, Way Sulan: Suhu mencapai 31°C pada siang hari (Pukul 11:00 WIB).
- Penengahan & Sragi: Suhu mencapai 31°C pada siang menjelang sore hari (Pukul 14:00 WIB).
Peringatan Dini Angin Kencang (Risiko Rendah 🟢 - Sedang 🟠):
- Ketapang: Kecepatan angin pesisir mencapai 26.3 km/jam pada sore hari (Pukul 17:00 WIB).
- Kalianda: Kecepatan angin pesisir 20.5 – 24.4 km/jam pada sore hingga malam hari (Pukul 17:00 & 19:00 WIB).
- Sidomulyo: Kecepatan angin menyentuh 24.4 km/jam pada sore hari (Pukul 17:00 WIB).
- Raja Basa & Pulau Sebesi: Kecepatan angin pesisir 20.5 km/jam pada sore hari dan memuncak hingga 32.2 km/jam di Pulau Sebesi pada malam hari (Pukul 17:00 & 19:00 WIB).
Ancaman Karhutla dan Kondisi Pesisir-Pelabuhan
- Potensi Karhutla (Zona Merah 🔴): Peta SPARTAN BMKG menunjukkan tingkat kemudahan terbakar material permukaan tanah di Lampung Selatan didominasi status Sangat Mudah Terbakar. Vegetasi alang-alang, semak, dan dedaunan berada dalam kondisi sangat kering dan rentan tersulut api.
- Perairan Selat Sunda Bagian Selatan: Tinggi gelombang mencapai 2,5 – 4,0 meter (Kategori Tinggi ⚠️) disertai hujan ringan dan hembusan angin mendadak (gust) hingga 53,7 km/jam (29 knot) mengalir deras ke arah Barat.
- Pelabuhan Bakauheni: Gelombang berada pada kategori rendah (0,5 – 1,25 m), namun diwaspadai arus laut sangat kuat mencapai 2.04 Knots ke arah Barat Daya serta hembusan angin kencang (gusty) hingga 22 Knots.
Aktivitas Vulkanik G. Anak Krakatau (Level III - Siaga)
Laporan Pos Pengamatan Gunungapi PVMBG periode 00:00–06:00 WIB mencatat 3 kali letusan dengan tinggi kolom asap 5–400 meter berwarna kelabu-hitam serta teramati erupsi strombolian pada malam hari. Kegempaan mencatat 3 kali gempa letusan (amplitudo 52-58 mm), 6 kali low frequency, dan 2 kali gempa hybrid. Tremor menerus terekam dengan amplitudo 1-10 mm.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lampung Selatan, Maturidi, S.H.:
"Kami menegaskan kepada seluruh jajaran Satgas PB dan Camat se-Kabupaten Lampung Selatan untuk memantau ketat dinamika cuaca di wilayah masing-masing. Terkhusus wilayah pesisir seperti Raja Basa, Kalianda, hingga kawasan Pelabuhan Bakauheni, arus laut deras dan hembusan angin kencang membutuhkan perhatian ekstra dari para pengguna jasa kelautan dan nelayan. Jangan memaksakan berlayar jika kondisi ombak dan arus tidak memungkinkan. Untuk ancaman karhutla, kami melarang keras aktivitas pembakaran lahan dalam bentuk apa pun karena kondisi material vegetasi kita saat ini sangat kering dan mudah terbakar."
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Erwan Fatriansyah, S.E., M.M.:
"Tim kami terus melakukan pemantauan real-time 24 jam terhadap pergerakan suhu tinggi di wilayah daratan tengah dan utara seperti Jati Agung, Natar, hingga Palas, serta potensi angin kencang di Pulau Sebesi. Rekomendasi ketat juga berlaku untuk Gunung Anak Krakatau yang berstatus Level III (Siaga): seluruh masyarakat, wisatawan, maupun nelayan dilarang keras mendekati kawasan kawah aktif dalam radius aman 3 kilometer. Kesiapsiagaan berbasis desa dan respons cepat terus kami siagakan untuk mengantisipasi segala potensi ancaman bencana."
Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan
Pusdalops PB BPBD Kabupaten Lampung Selatan
Jl. Stadion Jati Rukun No. 16, Way Lubuk, Kalianda
Kontak Darurat: 0823-5892-4600