BPBD Lampung Selatan Pimpin Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Sidodadi Asri
BPBD Lampung Selatan Pimpin Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Sidodadi Asri
LAMPUNG SELATAN – Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan melaporkan adanya kejadian orang tenggelam di wilayah Kecamatan Jati Agung. Korban dinyatakan hilang dan hingga Sabtu (31/1/2026) pagi, proses pencarian masih terus dilakukan secara intensif oleh tim gabungan.
Kejadian tersebut berlangsung pada Jumat (30/1/2026) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Seorang remaja bernama Adi Pangestu (17), warga Dusun 5 Desa Sidodadi Asri, dilaporkan tenggelam di sebuah sungai setempat saat mencari ikan. Menurut kronologi yang diterima, korban diduga terperosok ke dalam sungai dan tidak dapat berenang, sehingga hilang dihanyutkan arus.


Menyikapi kejadian ini, Kepala Pelaksana BPBD Lampung Selatan, Maturidi, SH, turun langsung ke lokasi untuk memantau dan mengkoordinir proses pencarian. Pemantauan dari Posko BPBD pada Sabtu pagi menunjukkan kondisi cuaca di sekitar lokasi berawan.
"Kondisi wilayah secara umum kondusif dan terkendali. Upaya fokus saat ini adalah menemukan korban," demikian salah satu poin dalam laporan periodik Pusdalops BPBD Lampung Selatan, Sabtu pagi.
Tim Gabungan Kerahkan Upaya Pencarian
Pencarian terhadap Adi Pangestu melibatkan gabungan berbagai pihak, antara lain:
BPBD Lampung Selatan (dipimpin Maturidi, S.H (Kepala Pelaksana), Erwan Fatriansyah, S.E., M.M (Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan), dan Anggota TRC)
Basarnas Kantor Pencarian dan Pertolongan Natar
Anggota Damkar
Satpol-PP Jati Agung
Babinsa Jati Agung
Polsek Jati Agung
Masyarakat setempat
Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam status hilang dan belum ditemukan. Operasi pencarian dipusatkan di sekitar lokasi kejadian di Desa Sidodadi Asri Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan.
BPBD Lampung Selatan mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di dekat aliran sungai, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di sekitar sungai pada malam hari atau saat kondisi sungai diperkirakan tinggi.
Sumber: Laporan Periodik Pusdalops BPBD Kab. Lampung Selatan, Sabtu 31 Januari 2026.