Detail Berita

BPBD Lampung Selatan Perketat Pengawasan Jalur Sebesi-Canti: Waspada Angin Kencang dan Dinamika Cuaca Maritim

Pencegahan & Kesiapsiagaan
BIDANG PENCEGAHAN DAN KESIAPSIAGAAN
BPBD Lampung Selatan Perketat Pengawasan Jalur Sebesi–Canti

BPBD Lampung Selatan Perketat Pengawasan Jalur Sebesi-Canti: Waspada Angin Kencang dan Dinamika Cuaca Maritim


BPBD Lampung Selatan Perketat Pengawasan Jalur Sebesi–Canti: Waspada Angin Kencang dan Dinamika Cuaca Maritim

Lampung Selatan, 11 Februari 2026 – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD merilis laporan komprehensif terkait kondisi wilayah dan peringatan dini cuaca untuk periode 11 hingga 15 Februari 2026. Fokus utama saat ini diarahkan pada kewaspadaan terhadap potensi angin kencang di daratan serta keselamatan navigasi di jalur laut Sebesi–Canti.

Kondisi Umum Wilayah dan Aktivitas Gunung Api

Berdasarkan hasil pemantauan Pusdalops hingga Rabu, 11 Februari 2026, situasi di 17 kecamatan terpantau kondusif, aman, dan terkendali tanpa adanya laporan kejadian bencana (nihil). Cuaca di seputaran Posko BPBD terpantau cerah secara visual.

Namun, pengawasan ketat tetap dilakukan terhadap aktivitas Gunung Anak Krakatau yang saat ini berada pada Level II (Waspada). Data pengamatan menunjukkan adanya Tremor Menerus dengan amplitudo dominan 1 mm. Masyarakat maupun wisatawan ditegaskan untuk tidak mendekati kawah aktif dalam radius minimal 2 kilometer.

Peringatan Dini Angin Kencang di Daratan

Masyarakat diminta mewaspadai potensi angin kencang yang diprediksi terjadi pada Kamis, 12 Februari 2026, di beberapa titik strategis:

  • Wilayah Ketapang (Desa Sumur): Berada pada status Risiko Sedang dengan kecepatan angin mencapai 70,9 km/jam pada pukul 02.00 WIB. Warga diimbau waspada saat beraktivitas di luar rumah serta memeriksa kekuatan atap dan pepohonan.

  • Wilayah Kalianda (Bulok dan Merak Belatung): Berada pada status Risiko Rendah dengan kecepatan angin 60,8 km/jam pada pukul 02.00 WIB.

  • Wilayah Sidomulyo (Siring Jaha): Berada pada status Risiko Rendah dengan kecepatan angin 60,8 km/jam pada pukul 04.00 WIB.

  • Wilayah Raja Basa (Tejang Pulau Sebesi): Berada pada status Risiko Rendah dengan kecepatan angin 61,6 km/jam pada pukul 23.00 WIB.

Detail Teknis Parameter Maritim (Periode 12–15 Februari 2026)

BPBD Lampung Selatan juga mengeluarkan analisis teknis untuk perairan Selat Sunda, khususnya jalur lintasan Canti–Sebesi. Kondisi cuaca maritim secara umum didominasi berawan dengan potensi hujan sedang pada sore hari.

Tingginya kelembapan udara (75%–90%) memicu pertumbuhan awan hujan di atas perairan yang berpotensi mengganggu jarak pandang navigasi. Angin laut bertiup dominan dari arah Barat ke Barat Laut dengan kecepatan rata-rata 8 knots. Sementara itu, arus laut terpantau bergerak menuju Barat Daya dengan kecepatan 0,1–0,5 m/s. Tinggi gelombang diprediksi berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter, dengan catatan khusus kewaspadaan pada wilayah pesisir Rajabasa pada 13 Februari akibat potensi peningkatan kecepatan angin mendadak.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Lampung Selatan, Erwan Fatriansyah, S.E., M.M., memberikan penekanan serius terkait dinamika angka-angka teknis tersebut dalam upaya perlindungan masyarakat.

“Masyarakat Lampung Selatan harus mulai memperhatikan angka-angka teknis ini. Dengan kecepatan angin yang bisa mencapai 70 km/jam di darat serta kelembapan hingga 90% di laut, potensi cuaca buruk bisa terjadi sewaktu-waktu. Kami meminta para nakhoda, terutama di jalur Sebesi–Canti, untuk memantau arah arus yang menuju Barat Daya agar posisi kapal tetap stabil saat bersandar maupun melaut,” jelas Erwan.

Beliau menambahkan bahwa keselamatan pelayaran rakyat menjadi prioritas utama.

“Tinggi gelombang 1,25 meter mungkin terlihat biasa bagi kapal besar, namun bagi perahu nelayan dan kapal penyeberangan rakyat, ini adalah risiko nyata. Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Lamsel mengimbau: utamakan keselamatan, pastikan pelampung tersedia, dan selalu merujuk pada infografis resmi sebelum melepas tali jangkar,”  tegasnya.

Layanan Informasi Pusdalops

Segala bentuk perkembangan cuaca dan potensi bencana dapat dipantau melalui kanal resmi BPBD Kabupaten Lampung Selatan di Jalan Stadion Jati Rukun No. 16, Kalianda, atau melalui Call Center 0823-5892-4600.

Call Center Badan Penanggulangan Bencana Daerah
Hubungi kami untuk pelaporan atau informasi
MATURIDI, S.H
Kepala Pelaksana 085269079984
ERWAN FATRIANSYAH, S.E., M.M
Kabid Pencegahan & Kesiapsiagaan 081369644442
NURMA SURI, SE
Plt. Kabid Kedaruratan & Logistik 082358924600
WAHYUDI PRAMONO, S.T., M.T
Kabid Rehabilitasi & Rekonstruksi 081373040622