Detail Berita

BPBD Lampung Selatan Percepat Rehabilitasi dengan Pendekatan Terpadu: Integrasikan Inventarisasi dan Serah Terima Bantuan Perbaikan Rumah Rusak

Rehabilitasi & Rekonstruksi
BPBD Lampung Selatan Percepat Rehabilitasi Terpadu Perbaikan Rumah Rusak
BPBD Lampung Selatan Percepat Rehabilitasi Terpadu Perbaikan Rumah Rusak

BPBD Lampung Selatan Percepat Rehabilitasi dengan Pendekatan Terpadu: Integrasikan Inventarisasi dan Serah Terima Bantuan Perbaikan Rumah Rusak


BPBD Lampung Selatan Percepat Rehabilitasi dengan Pendekatan Terpadu: Integrasikan Inventarisasi dan Serah Terima Bantuan Perbaikan Rumah Rusak

Lampung Selatan – Dalam upaya nyata mempercepat proses pemulihan dan rehabilitasi pascabencana hidrometeorologi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan kembali menunjukkan komitmennya melalui pelaksanaan kegiatan terpadu yang strategis dan berorientasi pada hasil. Melalui Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, BPBD melaksanakan sebuah kegiatan integratif yang secara cerdas menggabungkan aspek pendataan lapangan dengan penyaluran bantuan fisik secara langsung. Pada Rabu, 31 Desember 2025, bantuan perbaikan rumah diserahkan secara resmi kepada masyarakat terdampak di dua lokasi berbeda. Inisiatif ini merupakan bagian tak terpisahkan dari program pemulihan yang lebih luas, yang dirancang secara sistematis untuk menjamin efektivitas, ketepatan sasaran, akuntabilitas publik, dan keberlanjutan dalam setiap tahap rehabilitasi yang dijalankan.

Kegiatan perdana pada hari itu dimulai di Desa Margajasa, Kecamatan Sragi, tepat pada pukul 10.00 WIB. Sebanyak 28 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di tiga dusun secara resmi ditetapkan sebagai penerima manfaat. Penyaluran dilakukan secara proporsional dengan rincian yang jelas: 11 KK dari Dusun 1, 13 KK dari Dusun 2, dan 4 KK dari Dusun 3. Prosesi serah terima berlangsung dalam suasana penuh kekhidmatan dan harap, dihadiri oleh Camat Sragi, Wayan Susana, didampingi oleh seluruh Kepala Dusun (Kadus) setempat serta para warga yang menjadi sasaran bantuan. Kehadiran pimpinan wilayah dan perangkat desa ini bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah penegasan konkret tentang pentingnya sinergi dan kolaborasi yang solid antar berbagai tingkatan pemerintahan, mulai dari kecamatan hingga dusun, untuk mensukseskan program pemulihan pascabencana yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.


Rangkaian kegiatan kemudian berpindah lokasi dan dilanjutkan pada pukul 13.00 WIB di Kantor Kecamatan Penengahan. Di lokasi kedua ini, bantuan dengan penuh perhatian diserahkan kepada 2 KK terdampak lainnya. Camat Penengahan, Bapak Syafulloh, S.Pd., M.Pd., didampingi oleh Sekretaris Camat (Sekcam), secara aktif menyambut dan mendampingi seluruh proses penyerahan. Keikutsertaan mereka secara langsung menandakan dukungan politik dan operasional yang penuh dari pemerintah kecamatan terhadap segala upaya rehabilitasi yang digerakkan oleh BPBD, sekaligus memperkuat prinsip koordinasi vertikal yang sinergis.

Seluruh agenda pada hari itu dipimpin, diawasi, dan dieksekusi langsung oleh sebuah tim khusus dari BPBD Lampung Selatan, yang terdiri dari unsur pimpinan struktural dan tenaga teknis lapangan. Mereka hadir di kedua lokasi untuk memastikan konsistensi dan kualitas pelaksanaan:

  1. Wahyudi Pramono, S.T., M.T., selaku Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, yang bertanggung jawab atas perencanaan strategis program.

  2. Marlena Yosefa, SE., MM., selaku Penata Penanggulangan Bencana yang juga menjabat sebagai Subkoordinator Pemulihan dan Peningkatan Fisik, yang mengawal implementasi teknis.

  3. Tim TRC (TIM Reaksi Cepat) BPBD Lampung Selatan, yang diwakili oleh Budi, Anda Mirza, dan Rommi Rohiyin. Kehadiran Tim TRC ini memegang peran yang sangat krusial dan operasional di lapangan, mencakup pendampingan teknis kepada penerima bantuan, verifikasi ulang kondisi kerusakan rumah, serta memastikan bahwa bantuan yang diberikan dapat segera direalisasikan dan dimanfaatkan secara optimal oleh para penerima.

Dengan total 30 KK penerima bantuan yang berasal dari dua kecamatan, kegiatan ini dengan tegas menegaskan bahwa ia tidak berhenti pada sifat seremonial belaka. Proses inventarisasi dan identifikasi yang dijalankan secara paralel merupakan jantung dari kegiatan ini, yang memungkinkan BPBD untuk mengumpulkan data primer yang aktual, mengevaluasi tingkat kerusakan dengan lebih akurat, sekaligus menyediakan ruang dialog untuk mendengarkan aspirasi, keluhan, dan masukan langsung dari masyarakat terdampak. Data dan informasi kualitatif yang terkumpul dari lapangan ini merupakan bahan baku yang vital dan tak ternilai harganya untuk menyusun perencanaan program rehabilitasi dan rekonstruksi pada tahap-tahap selanjutnya, sehingga program tersebut dapat dirancang dengan lebih komprehensif, tepat guna, dan benar-benar berbasis pada kebutuhan riil di lapangan.

Melalui pendekatan terpadu yang mengedepankan prinsip partisipatif, transparan, dan berbasis data ini, BPBD Lampung Selatan tidak hanya berupaya memulihkan infrastruktur fisik rumah warga yang rusak. Lebih dari itu, upaya ini juga ditujukan untuk membangun kembali ketahanan sosial-ekonomi komunitas, memulihkan kepercayaan publik, serta secara bersamaan memperkuat sistem penanganan bencana di tingkat daerah agar menjadi lebih responsif, tangguh, dan terintegrasi dalam menghadapi kemungkinan bencana di masa depan.

Sumber: Humas BPBD Lampung Selatan

Call Center BPBD Lampung Selatan
Hubungi kami untuk pelaporan atau informasi keadaan darurat kebencanaan
MATURIDI, S.H
Kepala Pelaksana 085269079984
ERWAN FATRIANSYAH, S.E., M.M
Kabid Pencegahan & Kesiapsiagaan 081369644442
NURMA SURI, SE
Plt. Kabid Kedaruratan & Logistik 082358924600
WAHYUDI PRAMONO, S.T., M.T
Kabid Rehabilitasi & Rekonstruksi 081373040622