BPBD Lampung Selatan Pastikan Wilayah Kondusif, Waspadai Angin Kencang dan Gelombang Tinggi di Selat Sunda
BPBD Lampung Selatan Pastikan Wilayah Kondusif, Waspadai Angin Kencang dan Gelombang Tinggi di Selat Sunda
Lampung Selatan, Sabtu 7 Februari - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) melaporkan bahwa kondisi wilayah Kabupaten Lampung Selatan hingga Sabtu pagi terpantau aman, kondusif, dan terkendali, tanpa adanya kejadian bencana yang menonjol.
Berdasarkan Laporan Periodik Pusdalops PB, hasil pemantauan visual di sekitar Posko BPBD menunjukkan cuaca cerah, sementara monitoring di 17 kecamatan memastikan tidak terdapat kejadian kebencanaan (nihil).
Penguatan Kesiapsiagaan Wilayah
Menanggapi kondisi cuaca terkini, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Lampung Selatan, Erwan Fatriansyah, S.E., M.M., menegaskan pentingnya kewaspadaan dini meski situasi saat ini terpantau landai.
"Kami terus memantau dinamika cuaca dan aktivitas vulkanik secara real-time. Fokus utama kami saat ini adalah memastikan seluruh elemen masyarakat, terutama di pesisir dan wilayah rawan angin kencang, tetap siaga dan tidak mengabaikan peringatan dini yang dikeluarkan pemerintah," ujar Erwan.
Aktivitas Gunung Anak Krakatau: Level II (Waspada)
Berdasarkan data PVMBG Badan Geologi KESDM periode 6 Februari 2026, status aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level II (Waspada). Secara visual, gunung teramati jelas hingga tertutup kabut tipis (0–III). Aktivitas kegempaan tercatat berupa 1 kali gempa tektonik jauh serta tremor menerus dengan amplitudo rendah.
BPBD mengimbau masyarakat, wisatawan, dan nelayan agar tidak mendekati kawah aktif dalam radius 2 kilometer dari Gunung Anak Krakatau.
Peringatan Dini Angin Kencang & Gelombang Tinggi
BPBD menyampaikan peringatan dini angin kencang (61–85 km/jam) yang berpotensi terjadi di wilayah Kalianda, Rajabasa, Sidomulyo, dan Pulau Sebesi. Selain itu, gelombang laut di Selat Sunda bagian selatan diperkirakan mencapai 1,25–2,5 meter.
Erwan Fatriansyah menambahkan, "Masyarakat diimbau waspada terhadap potensi pohon tumbang dan segera mengamankan benda-benda ringan di luar rumah. Bagi para nelayan dan pengguna jasa pelayaran, mohon perhatikan tinggi gelombang sebelum melaut demi keselamatan bersama."
Layanan Darurat
BPBD Kabupaten Lampung Selatan tetap menyiagakan Posko Siaga Bencana Hidrometeorologi 2026 selama 24 jam. Masyarakat dapat melaporkan kejadian darurat melalui:
Kontak Darurat: 0823-5892-4600
Sumber Data: Pusdalops PB BPBD Lampung Selatan & PVMBG
Sumber : Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Lampung Selatan