BPBD Lampung Selatan Keluarkan Peringatan Dini Dampak Hujan Sedang hingga Lebat, Masyarakat Diminta Tingkatkan Kewaspadaan
BPBD Lampung Selatan Keluarkan Peringatan Dini Dampak Hujan Sedang hingga Lebat, Masyarakat Diminta Tingkatkan Kewaspadaan
Lampung Selatan, 24 April 2026 — Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kembali mengeluarkan imbauan kewaspadaan kepada masyarakat menyusul terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat di sejumlah wilayah pada Jumat (24/4).
Berdasarkan hasil pemantauan dari BMKG, curah hujan tercatat mencapai 50,0 mm pada pukul 13.00 WIB. Intensitas hujan tersebut dinilai cukup signifikan dan berpotensi meningkatkan debit air permukaan secara cepat, terutama di wilayah dengan kondisi geografis dataran rendah dan sistem drainase yang belum optimal.
Seiring dengan kondisi tersebut, status WASPADA resmi diberlakukan sebagai langkah antisipatif terhadap potensi dampak hidrometeorologi yang dapat terjadi sewaktu-waktu, termasuk banjir genangan, luapan air sungai kecil, serta gangguan aktivitas masyarakat.
Wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan meliputi Kecamatan Palas, Sragi, Ketapang, Penengahan, serta daerah-daerah lain di sekitarnya yang memiliki kerentanan terhadap genangan dan aliran air permukaan. Masyarakat yang berada di sekitar bantaran sungai maupun daerah cekungan diimbau untuk lebih siaga terhadap kemungkinan peningkatan debit air secara tiba-tiba.
Selain potensi genangan, dampak lain yang perlu diwaspadai antara lain kondisi jalan yang menjadi licin sehingga berisiko terhadap keselamatan pengguna jalan, serta menurunnya jarak pandang yang dapat mengganggu mobilitas, khususnya bagi pengendara. Dalam situasi tertentu, hujan dengan durasi yang cukup lama juga dapat meningkatkan risiko kerusakan infrastruktur ringan hingga sedang.
BPBD Lampung Selatan juga mengingatkan pentingnya peran aktif masyarakat dalam melakukan langkah mitigasi mandiri, seperti memastikan saluran air di lingkungan tempat tinggal tidak tersumbat, tidak membuang sampah sembarangan, serta menyiapkan langkah evakuasi sederhana apabila terjadi peningkatan debit air secara signifikan.
Di samping itu, masyarakat diharapkan untuk tidak panik namun tetap waspada, serta terus mengikuti perkembangan informasi cuaca dari sumber resmi. Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan kondisi cuaca dan kesiapsiagaan personel di lapangan guna merespons secara cepat apabila terjadi situasi darurat.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, terutama di wilayah rawan. Deteksi dini dan langkah pencegahan yang tepat dapat meminimalisir risiko yang lebih besar,” ujar perwakilan BPBD Lampung Selatan.
Koordinasi lintas sektor juga terus diperkuat guna memastikan kesiapan dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, termasuk kesiapan sarana dan prasarana serta dukungan personel di lapangan.
Dengan kondisi cuaca yang masih berpotensi berubah secara dinamis, kewaspadaan kolektif menjadi hal yang sangat penting. Masyarakat diharapkan dapat berperan aktif dalam menjaga lingkungan serta keselamatan diri dan keluarga.
Sumber: Humas BPBD Kabupaten Lampung Selatan dan BMKG Lampung