BPBD Lampung Selatan Jawab Arahan Presiden, Terapkan “30 Menit Menata ASRI” Sebagai Ritual Pembuka Kerja
BPBD Lampung Selatan Jawab Arahan Presiden, Terapkan “30 Menit Menata ASRI” Sebagai Ritual Pembuka Kerja
Lampung Selatan, 20 Februari 2026 – Dalam langkah progresif menjawab seruan Presiden Republik Indonesia untuk menciptakan ekosistem kerja pemerintahan yang bersih dan berintegritas, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan meluncurkan program terstruktur “30 Menit Menata ASRI”. Hari ini, program tersebut diresmikan dengan aksi nyata di bawah pimpinan langsung Kepala Pelaksana BPBD Lampung Selatan, Maturidi, S.H., yang menginstruksikan dan memimpin seluruh pegawai dalam gelora kerja bakti selama 30 menit sebelum jam dinas dimulai.


Gerakan ini bukan sekadar aktivitas kebersihan biasa, melainkan sebuah transformasi budaya kerja yang berorientasi pada penciptaan lingkungan yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI), sekaligus implementasi langsung komitmen nasional di tingkat daerah. Seluruh jajaran, mulai dari eselon hingga staf pelaksana, turun langsung dengan penuh semangat membersihkan, merapikan, dan menghidupkan suasana kantor sebagai wujud kolektif menjaga fasilitas negara.
“Ini adalah bentuk ketaatan dan keselarasan kita dengan visi kepemimpinan nasional. Melalui 30 menit setiap pagi, kita tidak hanya membersihkan ruang fisik, tetapi juga menyiapkan mental, memperkuat soliditas tim, dan menanamkan rasa tanggung jawab terhadap aset bersama. Lingkungan kerja yang ASRI adalah modal penting untuk meningkatkan konsentrasi, inovasi, dan ketanggapan kita dalam melayani masyarakat, khususnya dalam situasi darurat bencana,” ungkap Maturidi dengan penuh keyakinan.
Kegiatan pagi ini berlangsung dinamis dan sistematis. Setiap unit mengambil peran strategis: Seksi Pencegahan fokus pada penataan dokumen mitigasi, Seksi Kedaruratan merapikan peralatan respons cepat, sementara seksi logistik menata gudang dan ruang penyimpanan. Tak ketinggalan, area publik seperti lobby, taman, dan mushola juga mendapat perhatian khusus, menciptakan atmosfer yang tidak hanya bersih, tetapi juga menenangkan dan inspiratif.
Salah satu staf senior menyatakan, “Gerakan ini seperti ice breaking yang menyatukan energi positif. Kami jadi lebih siap secara fisik dan mental sebelum menyelami tugas-tugas teknis yang menuntut ketelitian tinggi.”
BPBD Lampung Selatan telah menyiapkan mekanisme monitoring sederhana untuk memastikan konsistensi program ini. Setiap pekan, akan ada penilaian simbolis untuk unit terbersih dan terinspiratif, dengan reward berbentuk apresiasi non-material untuk menjaga motivasi.
Secara jangka panjang, “30 Menit Menata ASRI” diharapkan menjadi fondasi budaya organisasi yang berkelanjutan. Tak hanya sebagai gerakan internal, program ini juga akan dikomunikasikan kepada masyarakat sebagai bagian dari edukasi hidup bersih dan sadar lingkungan, memperkuat peran BPBD tidak hanya sebagai penanggulang bencana, tetapi juga sebagai agen perubahan budaya.
Dengan demikian, BPBD Lampung Selatan tidak hanya menjalankan perintah, tetapi juga menjadi teladan dalam menginternalisasi nilai-nilai positif dari tingkat tertinggi negara hingga ke sudut-sudut ruang kerja harian, membuktikan bahwa perubahan besar seringkali berawal dari langkah-langkah kecil yang konsisten dan penuh makna.
Sumber: Humas BPBD Lampung Selatan