BPBD Lampung Selatan Imbau Warga Waspada Sebaran Debu Vulkanik Gunung Anak Krakatau.
BPBD Lampung Selatan Imbau Warga Waspada Sebaran Debu Vulkanik Gunung Anak Krakatau.
KALIANDA — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan melalui Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul erupsi dan persebaran debu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) yang terdeteksi meluas pada Sabtu, 5 September 2026.
Berdasarkan data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Volcanic Ash Advisory Centre (VAAC) Darwin, serta analisis citra satelit RGB Himawari-9 pukul 19.00 WIB, teridentifikasi dua klaster sebaran abu vulkanik:
- Klaster Lapisan Menengah (hingga FL200 / ~20.000 ft / 6.100 m): Bergerak ke arah selatan hingga tenggara, mencakup sebagian Banten, Jawa Barat, dan perairan sekitarnya.
- Klaster Lapisan Tinggi (hingga FL500 / ~50.000 ft / 15.200 m): Bergerak menerus ke arah barat daya hingga barat laut, membentang mencakup wilayah Lampung, Banten, Bengkulu, Sumatera Barat, Selat Sunda bagian selatan, serta Samudera Hindia di barat Lampung dan Banten.
Sebaran Hujan Abu di Wilayah Lampung Selatan
Berdasarkan laporan jaringan Desa Tangguh Bencana (Destana) hingga Sabtu (5/9) malam pukul 19.36 WIB, paparan hujan abu tipis hingga sedang yang mengganggu jarak pandang dan kenyamanan berkendara telah teridentifikasi di beberapa titik kecamatan pesisir:
-
Kecamatan Rajabasa:
- Desa Banding: Dilaporkan angin kencang membawa abu vulkanik yang sangat terasa bagi pengendara roda dua sejak sore hari.
- Desa Hargo Pancuran: Debu mengarah ke permukiman, pengendara jarak 1 km mengeluhkan mata perih/penuh abu.
- Desa Kunjir: Terdampak paparan debu, warga diimbau mengenakan pengaman mata dan masker saat berkendara.
- Desa Way Muli: Debu vulkanik mulai mengendap dan menyebar di permukiman warga.
-
Kecamatan Bakauheni:
- Desa Totoharjo: Terkonfirmasi terdampak paparan debu sebaran erupsi Krakatau.
-
Kecamatan Sidomulyo:
- Desa Sukabanjar: Sebaran debu halus terlaporkan telah sampai ke wilayah permukiman warga.
- Desa Suak: Terpantau gelombang laut pasang dan ombak besar, disertai hujan abu yang mengganggu pandangan mata.
Meskipun terdampak paparan abu, seluruh Destana melaporkan bahwa kondisi di lapangan hingga saat ini tetap aman, kondusif, dan terkendali.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lampung Selatan, Maturidi, S.H., mengimbau masyarakat pesisir untuk tetap tenang dan tidak panik, namun terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dampak erupsi.
"Aktivitas magma Gunung Anak Krakatau saat ini masih menunjukkan dinamika yang tinggi. Kami meminta warga, khususnya di wilayah pesisir Selat Sunda, untuk terus memantau informasi dari jalur resmi dan tidak terpancing isu atau hoaks. Tetap tenang dan patuhi arahan petugas di lapangan," tegas Maturidi.
Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Lampung Selatan, Erwan Fatriansyah, S.E., M.M., menekankan pentingnya langkah-langkah antisipasi kesehatan bagi warga yang terdampak sebaran abu.
"Karakteristik debu vulkanik mengandung partikel silika yang tajam dan berbahaya bagi pernapasan serta mata. Kami telah menginstruksikan seluruh relawan Destana untuk mengedukasi warga agar wajib memakai masker medis atau N95 dan kacamata pelindung/helm tertutup saat beraktivitas di luar rumah. Selain itu, pastikan wadah penampungan air bersih dan makanan ditutup rapat agar tidak terkontaminasi abu," ujar Erwan Fatriansyah.
Potensi Ancaman dan Imbauan Kesiapsiagaan
- Bahaya Zona Erupsi: Masyarakat, wisatawan, maupun nelayan dilarang keras mendekati kawasan kawah aktif Gunung Anak Krakatau dalam radius aman yang ditetapkan PVMBG/Badan Geologi (Status Level III - Siaga).
- Gangguan Kesehatan & Transportasi Darat: Debu halus berpotensi memicu ISPA serta mengganggu jarak pandang pengendara jalan raya, terutama sepeda motor.
- Sektor Penerbangan & Pelayaran: Awan abu hingga ketinggian 50.000 kaki berpotensi mengganggu rute penerbangan di atas Selat Sunda, sementara pengoperasian kapal diimbau waspada terhadap penurunan visibilitas laut dan gelombang sedang-tinggi.
BPBD Kabupaten Lampung Selatan terus bersiaga 24 jam memantau perkembangan situasi di sepanjang pesisir.
PUSDALOPS PB BPBD KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
Alamat: Jl. Stadion Jati Rukun No. 16, Way Lubuk, Kalianda
Kontak Darurat: 0823-5892-4600