BPBD Lampung Selatan Hadiri FGD Strategis Penyusunan Dokumen KLHS RDTR Kecamatan Natar
BPBD Lampung Selatan Hadiri FGD Strategis Penyusunan Dokumen KLHS RDTR Kecamatan Natar
Lampung Selatan – 19 Januari 2026 – Dalam rangka mendukung perencanaan tata ruang yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan turut berpartisipasi dalam Focus Group Discussion (FGD) kedua penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) untuk Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kecamatan Natar. Kegiatan ini diselenggarakan pada Selasa, 20 Januari 2025, pukul 08.30 WIB di De’ Rosse Resto & Café, Jalan Hos Cokroaminoto No.78, Enggal, Kota Bandar Lampung.
FGD kedua ini merupakan tahap lanjutan setelah dilaksanakannya Konsultasi Publik pertama, yang bertujuan untuk menyempurnakan dokumen KLHS RDTR Kecamatan Natar melalui masukan dan koordinasi lintas instansi. BPBD Lampung Selatan diwakili oleh Wahyudi Pramono, S.T., M.T., selaku Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, yang hadir untuk memberikan perspektif kebencanaan dalam perencanaan tata ruang wilayah.




Keikutsertaan BPBD Lampung Selatan dalam forum strategis ini sangat penting, mengingat aspek pengurangan risiko bencana harus terintegrasi secara holistik dalam setiap tahap perencanaan pembangunan. Melalui keterlibatan ini, BPBD dapat memberikan rekomendasi teknis terkait penataan ruang yang memperhatikan kerentanan bencana, seperti penentuan lokasi permukiman aman, jalur evakuasi, serta perlindungan terhadap kawasan rawan bencana di Kecamatan Natar.
Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari 17 instansi terkait, termasuk Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, serta dinas-dinas lain yang berkepentingan dalam penyusunan RDTR. FGD ini diharapkan dapat menghasilkan rumusan yang matang dan komprehensif, sehingga RDTR Kecamatan Natar tidak hanya mendukung pembangunan ekonomi, tetapi juga menjamin keberlanjutan lingkungan dan keselamatan masyarakat dari risiko bencana.
“Kami menyambut baik partisipasi aktif BPBD Lampung Selatan dalam FGD ini. Integrasi aspek kebencanaan dalam perencanaan tata ruang merupakan langkah strategis untuk membangun wilayah yang tangguh dan berkelanjutan,” ujar panitia penyelenggara FGD.
Melalui keterlibatan ini, BPBD Lampung Selatan kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan daerah yang berwawasan lingkungan, selaras dengan misi pengurangan risiko bencana dan perlindungan masyarakat.
Sumber: Humas BPBD Lampung Selatan