Apel Mingguan BPBD Lampung Selatan: Sinergi dan Kesiapsiagaan Penuh Jadi Fokus Menghadapi Potensi Bencana
Apel Mingguan BPBD Lampung Selatan: Sinergi dan Kesiapsiagaan Penuh Jadi Fokus Menghadapi Potensi Bencana
Lampung Selatan, Rabu, 21 Januari 2025 – Suasana khidmat dan penuh semangat menyelimuti pelataran kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan pagi ini. Seperti rutinitas setiap Rabu, seluruh jajaran personel mulai dari pejabat struktural, staf administrasi, hingga tenaga operasional teknis berkumpul dalam Apel Mingguan. Kegiatan yang menjadi penanda dimulainya kerja satu pekan ini dipimpin secara langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lampung Selatan, Maturidi, S.H., didampingi oleh seluruh Kepala Bidang dan Kepala Seksi.


Maturidi, dalam amanatnya yang komprehensif dan detail, membuka apel dengan menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi seluruh personel. "Saya mengucapkan terima kasih atas kerja keras Bapak dan Ibu sekalian. Laporan dari lapangan menunjukkan respon kita terhadap beberapa kejadian dalam sepekan terakhir berjalan cukup efektif," ujarnya membuka apel.
Namun, lebih dari sekadar apresiasi, momentum apel digunakan sebagai ruang refleksi dan penyamaan persepsi strategis. Maturidi dengan tegas mengingatkan bahwa alam tidak pernah dapat diprediksi secara mutlak. Data dari sektor klimatologi dan geologi masih menunjukkan tanda-tanda yang perlu diwaspadai. "Peningkatan curah hujan di beberapa kecamatan, kondisi lereng, serta potensi kebakaran di area lahan kering harus menjadi perhatian utama kita. Jangan sampai kewaspadaan kita mengendur," pesannya dengan nada serius.
Untuk itu, Maturidi mengeluarkan beberapa instruksi operasional yang konkret. Pertama, ia memerintahkan seluruh seksi untuk segera melaksanakan pengecekan menyeluruh terhadap semua stock logistik kebencanaan, kendaraan operasional, dan peralatan komunikasi. "Pastikan generator set siap, perahu karet tidak bocor, tenda lengkap, dan yang terpenting, semua peralatan itu berada di lokasi yang tepat dan mudah diakses 24 jam," tegasnya.
Kedua, ia menekankan pentingnya latihan dan gladi secara berkala. "Kesiapan teori harus diuji dengan praktik. Saya minta Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan segera menyusun jadwal simulasi terpadu minimal di dua lokasi rawan bencana dalam bulan depan. Libatkan juga unsur masyarakat dan relawan," lanjut Maturidi.
Ketiga, aspek koordinasi menjadi poin sentral lainnya. Maturidi meminta jajarannya untuk secara proaktif membuka komunikasi dengan Camat, Danramil, Kapolsek, dan kepala desa di wilayah-wilayah prioritas. "Koordinasi yang baik di tingkat tapak adalah kunci keselamatan. Pastikan mekanisme peringatan dini dan evakuasi sudah dipahami oleh semua pihak," imbaunya.
Di akhir amanat, Maturidi juga menyentuh aspek moral dan etika kerja. Ia mengingatkan bahwa BPBD adalah institusi yang mengemban amanah perlindungan terhadap nyawa dan harta benda masyarakat. "Setiap tindakan kita, setiap keputusan kita, akan berdampak langsung pada masyarakat. Bekerjalah dengan hati, dengan integritas, dan dengan tanggung jawab penuh. Lindungi masyarakat sebagaimana kita ingin keluarga kita dilindungi," tuturnya penuh keteladanan.
Apel ditutup dengan pembacaan doa untuk keselamatan dan kelancaran tugas seluruh personel serta masyarakat Kabupaten Lampung Selatan. Usai apel, terlihat para pimpinan seksi langsung berkoordinasi cepat di tempat untuk menerjemahkan instruksi-instruksi tersebut ke dalam rencana aksi nyata. Semangat kebersamaan dan kesiapan tinggi tampak jelas pada raut wajah seluruh peserta apel, mengisyaratkan keseriusan BPBD Lampung Selatan dalam menjalankan tugas mulianya.
Kegiatan apel ini sekali lagi membuktikan komitmen BPBD Kabupaten Lampung Selatan, di bawah kepemimpinan Maturidi, S.H., untuk terus meningkatkan kapasitas kelembagaan, menguatkan sinergi, dan senantiasa berada dalam kondisi siaga optimal guna mengantisipasi dan menanggulangi setiap ancaman bencana di wilayahnya.
Sumber: Humas BPBD Kabupaten Lampung Selatan