Detail Berita

Antisipasi Musim Hujan, BPBD Lampung Selatan Gelar Aksi Mitigasi Bencana Berbasis Masyarakat di 6 Desa

Pencegahan & Kesiapsiagaan
Penandaan titik rawan serta pembersihan alur air yang dilakukan selama kegiatan mitigasi ini sangat membantu memperkecil risiko dampak darurat saat puncak musim hujan tiba.

Antisipasi Musim Hujan, BPBD Lampung Selatan Gelar Aksi Mitigasi Bencana Berbasis Masyarakat di 6 Desa


​Antisipasi Musim Hujan, BPBD Lampung Selatan Gelar Aksi Mitigasi Bencana Berbasis Masyarakat di 6 Desa

​KALIANDA, BPBD LAMSEL — Dalam upaya memperkuat ketahanan wilayah dan mengantisipasi potensi bencana menjelang musim penghujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan melalui Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan sukses menggelar rangkaian kegiatan Mitigasi Bencana Berbasis Masyarakat. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, mulai Senin (21/9/2026) hingga Kamis (24/9/2026), menyasar 6 desa rawan di 3 kecamatan se-Kabupaten Lampung Selatan.

​Rangkaian kegiatan ini diikuti sebanyak 30 peserta di setiap sesi desa yang terdiri dari aparatur pemerintah desa, Relawan Penanggulangan Bencana (Bagana/Destana), serta perwakilan tokoh masyarakat setempat.

​Adapun sasaran wilayah kegiatan mitigasi meliputi:

  • ​Kecamatan Sidomulyo (Senin, 21 September 2026): Desa Sukabanjar dan Desa Talang Baru.
  • ​Kecamatan Rajabasa (Selasa, 22 September 2026 & Kamis, 24 September 2026): Desa Wai Muli Induk dan Desa Wai Muli Timur.
  • ​Kecamatan Tanjung Sari (Rabu, 23 September 2026): Desa Kertosari dan Desa Wonodadi.
  • Kombinasi Edukasi Teori dan Aksi Clean-Up Lapangan

    ​Program mitigasi kali ini dirancang komprehensif dengan memadukan pembekalan materi edukasi dan aksi nyata di lapangan. Selain pembekalan pengetahuan mengenai identifikasi daerah rawan serta simulasi alur evakuasi mandiri, para peserta bersama tim lapangan BPBD langsung terjun melakukan aksi clean-up (pembersihan lingkungan).

    ​Fokus pembersihan difokuskan pada pembenahan saluran drainase dan siring permukiman yang tersumbat oleh sampah maupun sedimentasi tanah, guna memastikan kelancaran alur air saat curah hujan tinggi sehingga dapat mencegah genangan maupun banjir luapan.

    ​​Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Lampung Selatan, Erwan Fatriansyah, S.E., M.M., menegaskan bahwa pendekatan edukatif dan praksis merupakan kunci utama dalam membentuk desa yang tangguh terhadap ancaman bencana.

    ​"Kegiatan mitigasi berbasis masyarakat ini adalah langkah krusial dalam membangun kesiapsiagaan dari tingkat tapak. Kami tidak hanya memberikan pembekalan secara teoritis mengenai alur evakuasi dan pemetaan wilayah rawan, tetapi juga mengajak warga melakukan aksi praksis langsung berupa pembersihan drainase dan siring. Langkah ini sangat penting guna memastikan saluran air berfungsi optimal sebelum debit hujan meningkat, sekaligus memicu kesadaran warga agar mitigasi ini berlanjut secara mandiri demi terwujudnya Desa Tangguh Bencana (Destana) di Lampung Selatan," tegas Erwan.


    ​Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Lampung Selatan, Nurma Suri, S.E., menyampaikan pentingnya kesinambungan antara langkah pencegahan dengan kesiapan respon cepat penanggulangan darurat di lapangan.

    ​"Dari sisi kedaruratan dan logistik, penandaan titik rawan serta pembersihan alur air yang dilakukan selama kegiatan mitigasi ini sangat membantu memperkecil risiko dampak darurat saat puncak musim hujan tiba. Kesiapsiagaan masyarakat di tingkat desa dalam mengenali jalur evakuasi mandiri secara tidak langsung mempercepat respons waktu (response time) tim TRC saat situasi darurat terjadi. Kami mengimbau warga untuk tetap waspada, memantau prakiraan cuaca, dan segera berkordinasi dengan Pusdalops BPBD jika terjadi potensi ancaman bencana di wilayahnya," ujar Nurma Suri.


    ​Tentang BPBD Kabupaten Lampung Selatan

    ​BPBD Kabupaten Lampung Selatan bertekad untuk terus meningkatkan sinergitas bersama masyarakat dan pemerintah desa dalam mewujudkan kesiapsiagaan bencana yang berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten Lampung Selatan.

    ​Informasi Kontak Media & Kedaruratan:

    • ​Alamat: Jl. Stadion Jati Rukun No. 16, Way Lubuk, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan.
    • ​Call Center / Kontak Darurat Pusdalops PB: 0823-5892-4600
Call Center Badan Penanggulangan Bencana Daerah
Hubungi kami untuk pelaporan atau informasi
ERWAN FATRIANSYAH, S.E., M.M
Kabid Pencegahan & Kesiapsiagaan 081369644442
NURMA SURI, SE
Plt. Kabid Kedaruratan & Logistik 082358924600
WAHYUDI PRAMONO, S.T., M.T
Kabid Rehabilitasi & Rekonstruksi 081373040622