Angin Kencang Rusak 7 Rumah di Kalianda, Kepala BPBD Tinjau Lokasi dan Koordinasi Penanganan Dampak Bencana
Angin Kencang Rusak 7 Rumah di Kalianda, Kepala BPBD Tinjau Lokasi dan Koordinasi Penanganan Dampak Bencana
Lampung Selatan, 20 Januari 2026 – Cuaca ekstrem kembali menyebabkan kerusakan di wilayah Kabupaten Lampung Selatan. Pada Selasa siang (20/01/2026), sekitar pukul 15.11 WIB, hujan deras yang disertai angin kencang melanda kawasan Perumahan Lubuk Lestari di RT 03 Lingkungan 01, Kelurahan Way Lubuk, Kecamatan Kalianda. Kejadian ini mengakibatkan kerusakan pada atap dan garasi di tujuh rumah warga.
Berdasarkan laporan periodik yang dikeluarkan oleh Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Lampung Selatan pada pukul 15.15 WIB, tidak terdapat korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, kerusakan material yang ditimbulkan cukup signifikan dan mengganggu aktivitas penghuni rumah terdampak.
Menanggapi laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Lampung Selatan segera diterjunkan ke lokasi kejadian. Regu 3 yang terdiri dari empat personel, yaitu Reka, Wiwin, Rian, dan Yunan, melaksanakan asesmen awal dan pendataan detail terhadap kerusakan yang terjadi. Tim ini bekerja secara sistematis untuk memetakan tingkat kerusakan, mengidentifikasi faktor penyebab, serta mencatat kebutuhan mendesak warga terdampak.


Yang menjadi perhatian khusus dalam penanganan kejadian ini adalah kehadiran langsung Maturidi, S.H., Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lampung Selatan, di lokasi bencana. Kehadiran beliau bukan hanya sebagai bentuk kepedulian, tetapi juga untuk memastikan koordinasi penanganan berjalan dengan efektif dan terintegrasi. Dalam tinjauannya, Maturidi berdialog dengan warga terdampak, mendengarkan keluhan serta kebutuhan mereka, serta memberikan arahan teknis kepada tim di lapangan agar proses pemulihan dapat segera dilakukan.
“Kami memprioritaskan keselamatan warga dan penanganan dampak secepat mungkin. Tim kami telah bergerak untuk mendata kerusakan secara detail, dan kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menentukan langkah bantuan yang tepat,” ujar Maturidi di sela peninjauan.
Di sisi lain, semangat gotong royong warga setempat juga menjadi faktor penting dalam penanganan darurat ini. Tanpa menunggu instruksi resmi, warga secara mandiri bergotong royong membersihkan lingkungan dari puing-puing material yang berceceran serta melakukan perbaikan darurat pada bagian rumah yang masih memungkinkan untuk ditangani secara swadaya.
BPBD Kabupaten Lampung Selatan melalui pusat operasinya terus memantau perkembangan cuaca dan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama di musim penghujan. Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan kejadian serupa atau kondisi darurat lainnya melalui saluran komunikasi resmi yang tersedia, agar respons penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.
Sumber: Humas BPBD Lampung Selatan – Pusdalops PB BPBD Lampung Selatan