Angin Kencang Menerjang Kalianda, Rumah Warga di Hara Banjar Manis Rusak
Angin Kencang Menerjang Kalianda, Rumah Warga di Hara Banjar Manis Rusak
Lampung Selatan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) bergerak cepat merespons musibah angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Kalianda, Kamis (5/3/2026) malam. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.00 WIB tersebut mengakibatkan satu unit rumah warga di Dusun III Lembah Sungkai, Desa Hara Banjar Manis, mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon tumbang.
Mendapat laporan kejadian tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Lampung Selatan, Maturidi, SH, dengan sigap memerintahkan Plt. Kabid Kedaruratan dan Logistik, Nurma Suri, SE, untuk segera mengerahkan Tim TRC BPBD Lampung Selatan guna melakukan penanganan darurat di lokasi bencana. "Tim TRC harus segera turun ke lapangan. Lakukan evakuasi dan kaji cepat dampak bencana secara menyeluruh, keselamatan warga menjadi prioritas utama," tegas Maturidi dalam instruksinya.
Menindaklanjuti perintah tersebut, Nurma Suri, SE, langsung menginstruksikan personil TRC untuk bergerak menuju lokasi kejadian. Berdasarkan laporan yang disampaikan Nurma Suri, angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Kalianda menyebabkan satu batang pohon tumbang dan menimpa bagian dapur rumah milik Bapak Sahrul SR, warga Dusun III Lembah Sungkai. Tim TRC yang tiba di lokasi langsung berkoordinasi dengan warga setempat dan unsur terkait untuk melakukan evakuasi pohon tumbang serta pembersihan puing-puing material bangunan yang berserakan.


Dalam proses evakuasi yang dilakukan pada malam hari, tim TRC BPBD menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Keterbatasan visibilitas atau penerangan di lokasi kejadian menjadi hambatan utama bagi tim dalam melakukan proses evakuasi. Selain itu, kondisi cuaca yang masih fluktuatif dengan potensi angin kencang susulan di wilayah sekitar juga menjadi perhatian serius tim untuk senantiasa mewaspadai kemungkinan terjadinya kejadian serupa.
Dari hasil pendataan dan kaji cepat yang dilakukan Tim TRC BPBD Lampung Selatan di lokasi kejadian, dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini. Namun demikian, dampak material cukup dirasakan oleh pemilik rumah. Satu unit rumah tinggal milik Bapak Sahrul SR mengalami kerusakan kategori Rusak Ringan (RR) pada bagian atap dapur. Kerugian material yang tercatat berupa hancurnya kurang lebih enam lembar asbes akibat tertimpa batang pohon yang tumbang.
Semangat gotong royong dan kebersamaan terlihat jelas dalam upaya penanganan bencana ini. Tim TRC BPBD bersama warga setempat bahu-membahu melakukan berbagai upaya penanganan, antara lain melakukan pemotongan dan evakuasi batang pohon yang menimpa bangunan bagian dapur, membersihkan serpihan asbes dan puing-puing material atap yang berserakan di area terdampak, serta melakukan pendataan secara cermat terhadap tingkat kerusakan bangunan untuk kebutuhan penanganan lebih lanjut.
Nurma Suri, SE, dalam laporannya menyampaikan bahwa kondisi di lokasi kejadian saat ini telah dinyatakan terkendali. Warga setempat bersama unsur terkait terus menunjukkan kepedulian melalui aksi cepat gotong royong dengan fokus utama pada pembersihan serpihan asbes dan puing atap yang mengalami kerusakan, serta memastikan proses pemotongan dan pembersihan batang pohon yang menimpa rumah warga dapat diselesaikan dengan tuntas.
Mewakili BPBD Lampung Selatan, Nurma Suri mengimbau masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi cuaca yang masih fluktuatif di wilayah Kabupaten Lampung Selatan. Potensi angin kencang susulan masih perlu diwaspadai guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya kejadian serupa. Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan potensi kerawanan di lingkungan masing-masing, seperti pohon-pohon yang sudah tua dan rawan tumbang.
Humas BPBD Lampung Selatan