Aktivitas Gunung Anak Krakatau Bertahan di Level III Siaga, BPBD Lampung Selatan Imbau Masyarakat Tetap Tenang dan Waspada Radius 3 KM.
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Bertahan di Level III Siaga, BPBD Lampung Selatan Imbau Masyarakat Tetap Tenang dan Waspada Radius 3 KM
KALIANDA — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Selatan melalui Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan menyampaikan laporan evaluasi perkembangan aktivitas vulkanik Gunungapi Anak Krakatau (GAK) per tanggal 10 September 2026. Berdasarkan laporan resmi Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau saat ini tetap berada pada Level III (Siaga).
Dalam pengamatan teknis pada periode 9–10 September 2026 hingga pukul 06.00 WIB, terekam berbagai aktivitas kegempaan meliputi:
- 1 kali gempa Erupsi
- 6 kali gempa Hembusan
- 3 kali gempa Low Frequency
- 5 kali gempa Hybrid/Fase Banyak
- 1 kali gempa Tremor Menerus
- 1 kali gempa Vulkanik Dangkal
- 3 kali gempa Tektonik Jauh
Secara evaluasi, episode erupsi menerus yang sempat berlangsung selama 25 jam sejak 4 September 2026 pukul 23.07 WIB telah berakhir pada 6 September 2026 pukul 00.04 WIB. Sejak berakhirnya erupsi menerus tersebut, tercatat terjadi 13 kali erupsi Strombolian. Meredanya episode erupsi menerus menunjukkan tren penurunan aktivitas kegempaan vulkanik, namun probabilitas terjadi letusan susulan dalam periode waktu selanjutnya masih tergolong tinggi.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Lampung Selatan, Erwan Fatriansyah, S.E., M.M., menegaskan bahwa jajarannya terus memantau dinamika Gunung Anak Krakatau secara intensif selama 24 jam penuh melalui sinergi bersama PVMBG dan Pusdalops PB.
"Berdasarkan evaluasi Badan Geologi per 10 September 2026, status Gunung Anak Krakatau masih berada pada Level III (Siaga). Meskipun aktivitas kegempaan menunjukkan tren penurunan pasca-erupsi menerus awal September lalu, potensi bahaya lontaran batu pijar, hujan abu lebat, hingga aliran lava jika terjadi erupsi kembali, masih tetap ada," ujar Erwan Fatriansyah saat diwawancarai di Kantor BPBD Lampung Selatan, Kamis (10/9/2026).
Erwan mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di kawasan pesisir Kabupaten Lampung Selatan, untuk tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu liar atau hoaks yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
"Kami meminta masyarakat dan wisatawan untuk mematuhi rekomendasi resmi, yaitu tidak mendekati atau beraktivitas dalam radius bahaya 3 kilometer dari kawah aktif Gunung Anak Krakatau. Bagi warga di wilayah pesisir Lampung Selatan, harap tetap tenang dan menjalankan aktivitas seperti biasa. Hingga saat ini, tidak ada indikasi potensi tsunami akibat aktivitas vulkanik tersebut. Segera gunakan masker apabila wilayah terdampak sebaran abu vulkanik untuk menjaga kesehatan pernapasan," tambahnya.
Rekomendasi Kebijakan dan Langkah Mitigasi BPBD
Guna memastikan keselamatan masyarakat dan kesiapsiagaan wilayah, BPBD Kabupaten Lampung Selatan menguraikan poin-poin rekomendasi resmi sebagai berikut:
- Zona Larangan Aktivitas: Masyarakat, pengunjung, wisatawan, maupun pendaki dilarang keras memasuki dan melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 3 km dari pusat aktivitas Gunung Anak Krakatau.
-
Kawasan Rawan Bencana (KRB):
- KRB III (Radius 2–3 km): Rawan terlanda aliran lava, kemungkinan awan panas, lontaran batu pijar/bom vulkanik, serta hujan abu lebat.
- KRB II & I (Radius 5–8 km): Berpotensi terdampak hujan abu lebat dan lontaran batu pijar ukuran kecil hingga sedang.
- Perlindungan Kesehatan: Masyarakat yang terdampak abu vulkanik direkomendasikan mengurangi aktivitas di luar rumah dan wajib menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.
- Edukasi Informasi: Masyarakat diminta hanya merujuk pada informasi resmi kanal pemerintah (PVMBG, Magma Indonesia, BPBD) dan tidak mempercayai isu spekulatif terkait tsunami.
Pusat Informasi & Kontak Darurat
Untuk mendapatkan pembaharuan informasi secara real-time atau melaporkan kondisi darurat di wilayah Kabupaten Lampung Selatan, masyarakat dapat menghubungi saluran resmi berikut:
-
Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan / Pusdalops PB BPBD Lampung Selatan
- Alamat: Jl. Stadion Jati Rukun No. 16, Way Lubuk, Kalianda
- Kontak Darurat / Call Center: 0823-5892-4600
- Pos Pengamatan Gunungapi Anak Krakatau Pasauran: (0254) 651449 / 0858-4632-4506
- Kanal Resmi Digital: PVMBG (www.vsi.esdm.go.id) | Magma Indonesia (magma.esdm.go.id)